Advertisement
Promosi ke Sekolah Jadi Andalan PHRI Sleman untuk Menarik Wisatawan
Senin, 10 Juli 2023 - 22:07 WIB
Maya Herawati
Wisatawan - Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Strategi promosi ke sekolah dan biro wisata masih jadi andalan PHRI Sleman untuk menarik para wisatawan di masa liburan.
Ketua BPC PHRI Sleman, Joko Paromo menuturkan okupansi hotel di masa libur sekolah pertengahan tahun ini cukup baik. Skema promosi ke sekolah dengan harga miring jadi tawaran yang menggiurkan untuk menarik para wisatawan ke Sleman.
"Tentunya kita harus dari awal sebelum liburan tiba, otomatis kita coba menghubungi ke sekolah-sekolah ataupun bisa ke travel-travel yang biasanya menangani sekolah tersebut. Jadi ya butuh persiapan," katanya, Senin (10/7/2023).
Karena melayani anak sekolah, dalam penangananya perlu ketelitian dan kejelian. "Dengan handle anak sekolah harus lebih teliti dan jeli. Karena memang paketnya terjangkau," ujarnya.
Biasanya saat masa liburan sekolah, akan banyak kamar yang akan disewa. Beberapa grup wisata juga akan mengalokasikan anggaran untuk makan di restoran. Siasatnya, para siswa diberi harga miring yang tidak terlalu mahal. "Dinner pun harganya yang terjangkau sekali. Memang tidak murah tidak mahal," ujarnya.
"Liburan sekolah tentunya sudah terencanakan. Biasanya saat ini liburan sekolah ada di bulan Juni dan Juli," ungkapnya.
Joko mencatat okupansi rata-rata hotel di kala liburan di Sleman mencapai rata-rata 75%. "Juni-Juli ini justru pergerakan kemarin okupansi di Jogja hampir rata-rata 75 persen, kondisi sudah normal sepeti halnya sebelum masa Covid-19," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
60 Persen Siswa Sekolah Rakyat Ingin Kuliah ke Perguruan Tinggi
News
| Minggu, 11 Januari 2026, 19:47 WIB
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Wisata
| Minggu, 11 Januari 2026, 15:47 WIB
Advertisement
Berita Populer
- Hujan Deras Ganggu Pencarian Dua Pemancing di Wediombo Gunungkidul
- Kasus ISPA di Jogja Melejit pada 2025, Awal 2026 Landai
- Seniman Bantul Galang Donasi untuk Korban Bencana di Sumatera
- Bantul Diproyeksikan Tetap Surplus Padi pada 2026
- Pengolahan Sampah Mandiri Jogja Diperkuat Usai TPST Piyungan Tutup
Advertisement
Advertisement



