Dewan Soroti Ketimpangan Pembangunan Antarkapanewon di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Ilustrasi razia kendaraan./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lebih dari 140 personel diterjunkan untuk pelaksanaan Operasi Patuh Progo di Gunungkidul. Rencananya operasi itu digelar selama 14 hari mulai 10-23 Juli 2023.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan pelaksanaan Operasi Patuh Progo diawali dengan apel siaga yang berlangsung di halaman Mapolres Gunungkidul, Senin (10/7/2023).
Operasi itu, kata dia, melibatkan sekitar 140 personel yang berasal dari internal polres. “Operasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Edy, Senin siang.
Dia menjelaskan, pelaksanaan operasi bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Diharapkan pengendara motor bisa mematui peraturan serta tertib dalam berlalulintas. “Tentunya kami berharap kepada masyarakat memiliki kesadaran untuk tertib berlalulintas sehingga angka kecelakaan di Gunungkidul bisa terus ditekan,” katanya.
BACA JUGA: Polres Bantul Gelar Operasi Patuh Progo Selama Dua Pekan ke Depan, Ini Sasarannya
Edy menambahkan, selama operasi berlangsung ada tujuh sasaran pelanggaran prioritas. Pelanggaran ini meliputi pemakaian knalpot blombongan, berboncengan lebih dari satu orang khusus bagi pengendara sepeda motor, menggunakan strobo atau sirine.
Selain itu, pemakaian motor dimodifikasi, engemudi di bawah umur atau anak-anak yang belum saatnya untuk berkendara, tidak menggunakan helm SNI hingga melawan arus karena dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. “Kami berharap pelaksanaan operasi berjalan dengan lancar,” katanya.
KBO Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Ristanto menambahkan, Operasi Patuh Progo berlangsung selama 14 hari. Adapun pelaksanaannya mulai Senin hingga 23 Juli mendatang. “Tujuan operasi untuk meningkatkan kesadaran dalam tertib berlalulintas sehingga angka kecelakaan dapat ditekan,” katanya.
Menurut dia, total ada 140 personel yang diterjunkan selama operasi berlangsung. “Sudah disiagakan dan akan mengawal pelaksaanaan dalam operasi ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
DPRD DIY menilai ketahanan pangan harus diukur dari kesejahteraan petani, didukung irigasi, alat pertanian, pupuk, dan regenerasi petani.
Harga sejumlah kebutuhan pokok di Banyumas naik. Cabai rawit merah mencapai Rp75.000 per kg, sementara daging sapi Rp180.000 per kg.
Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut mewarnai suasana Alun-Alun Demak.
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026