Advertisement
Sehari Dua Rumah di Bantul Kebakaran
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Bantul sedang memdamkan api yang membakar rumah di Dusun Jati, Kalurahan Wonokromo, Kapanewon Pleret, Bantul, Rabu (19/7/2023). - Istimewa/dok.BPBD Bantul
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dalam sehari sebanyak dua rumah huni di Bantul mengalami kebakaran pada Rabu (19/7/2023) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kejadian kebakaran pertama pukul 12.30 WIB menimpa rumah Isyuniati, 53, di Jalan Ahmad Dahlan, Dusun Badegan, Kalurahan Bantul, Kapanewo Bantul, Kabupaten Bantul.
Advertisement
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan berdasarkan keterangan saksi Turiyah yang merupakan Asisten Rumah Tangga (ART) korban, kebakaran yang menimpa rumah korban diduga dari kebocoran tabung gas saat memasak di dapur.
Saksi tetap membiarkan kebocoran tabung gas tersebut. “Kemudian saat hembusan angin yang sedikit kencang memasuki ruang dapur seketika api langsung membesar sehingga membakar atap rumah,” katanya, Kamis (20/7/2023).
Saat api membesar, ART tersebut berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, datang warga untuk ikut memadamkan api. Sebagian warga lainnya menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul untuk memadamkan api. Setelah beberapa saat tim Pemadam Kebakaran BPBD Bantul tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman api.
Baca juga: Kepala Dinas Krido Tersangka Tanah Kas Desa, Sultan Jogja: Dia Tega, Saya Juga Tega
Akibat kebakaran tersebut menyebabkan atap plafon terbakar. Selain itu, peralatan dapur, enam lemari dapur dan lemari pakain juga ikut terbakar. Kemudian dua lemari es pun terbakar. “Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp35 juta,” ujarnya.
Pada hari yang sama, sekitar pukul 15.00 WIB, kebakaran rumah juga terjadi di Dusun Jati, Kalurahan Wonokromo, Kapanewon Pleret, Bantul. Sebagian rumah milik Ahmad Kholid, 53 beserta barang-barang berharga di dalam rumah terbakar.
Menurut Jeffry, kebakaran itu bermula saat korban meninggalkan rumah sekitar pukul 07.00 WIB. Kemudian menjelang sore hari korban pulang dan mendapati bagian barat rumah sudah terbakar. Korban kemudian minta tolong warga. Sejumlah warga melakukan pemadaman kebakaran dengan alat seadanya. Sementara warga lainnya menghubungi BPBD.
Tiga unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian hingga api dapat dipadamkan. Selain bagian rumah yang terbakar, barang berharga laptop, satu set drum, dua lemari pakaian, lemari kaca, dagangan alat minum, peralatan dekor, dan dagangan batik juga ludes terbakar. “Kebakaran diduga karena korsleting listrik,” ujarnya. Atas kejadian tersebut korban ikhlas dan menerimanya.
Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Bantul, Irawan Kurnianto menyebutkan sejak Januari hingga 20 Juli 2023 ini total kebakaran yang terjadi di Bantul sebanyak 101 kejadian. “Penyebabnya sebagian besar karena korsleting listrik dan kelalaian,” katanya.
Menurutnya penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai standar menyebabkan banyak kebakaran. Selain itu penyebab lainnya adalah karena kelalaian seperti meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Izinkan Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz di Tengah Konflik
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
Advertisement
Advertisement







