Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Kepala RSPAU Suhardi Hardjolukito, Marsekal Pertama Mukti Arja Berlian (kedua dari kiri) menyerahkan donasi hasil penjualan buku puisinya kepada Ketua Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta, Raden Ayu Arum Yudoningrat, Jumat (21/7/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Difabel memiliki kemampuan yang sama dengan orang nondifabel jika diberi kesempatan yang sama. Hal ini terbukti dengan karya-karya seni rupa difabel dari Panti Asuhan Sayap Ibu Cabang Yogyakarta yang menjadi ilustrasi dalam buku puisi.
Buku puisi tersebut berjudul Percikan Renungan Kehidupan karya Marsekal Pertama Mukti Arja Berlian. Adapun 40% dari hasil penjualan buku tersebut sebesar Rp32 juta diberikan ke Panti Asuhan Sayap Ibu Cabang Yogyakarta, sedangkan sisanya untuk biaya percetakan.
Penyerahan hasil penjualan buku ini dilakukan secara simbolis di kantor Yayasan Sayap Ibu DIY, di Jl. Rajawali No.3, Pringwulung, Kalurahan Condongcatur, Depok, Jumat (21/7/2023).
Mutki menjelaskan penyerahan hasil penjualan buku ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosialnya sebagai penulis. “Saya berharap donasi ini dapat membantu Yayasan Sayap Ibu dalam menjalankan misinya untuk memberikan pendidikan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” katanya.
BACA JUGA: Kasau Resmikan Fasilitas dan Layanan Baru di RSPAU Hardjolukito
Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito ini menceritakan gagasan penulisan buku tersebut bermula dari hobinya menulis puisi sejak duduk di bangku sekolah. Kemudian dia memberdayakan difabel di Panti Asuhan Sayap Ibu untuk mengisi visual buku tersebut sebagai apresiasi. “Buku ini berisi renungan kehidupan,” ungkapnya.
Buku yang diterbitkan awal 2023 ini mengangkat tema-tema kehidupan, seperti cinta, keluarga, kesehatan, lingkungan, sosial, dan spiritual. Dalam setiap puisinya, penulis menyampaikan pesan-pesan positif dan inspiratif yang dapat memberikan motivasi dan semangat bagi pembacanya.
Buku ini dilengkapi dengan lukisan-lukisan karya anak-anak difabel yang bernaung di bawah Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta. “Lukisan-lukisan ini merupakan hasil karya seni anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental, tetapi tidak kehilangan semangat dan kreativitasnya,” ujar dia.
Ketua Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta, Raden Ayu Arum Yudoningrat, menyampaikan terima kasih atas donasi ini. “Donasi ini akan kami gunakan untuk membiayai kegiatan belajar mengajar, kesehatan, dan rekreasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang diasuh oleh Yayasan Sayap Ibu,” katanya.
Buku Percikan Renungan Kehidupan dapat dibeli di toko-toko buku terdekat atau melalui online dengan harga Rp80.000 per buku. Seluruh hasil penjualan buku ini akan disumbangkan kepada Yayasan Sayap Ibu untuk membantu kegiatan dan program-programnya dalam membina dan mengembangkan potensi anak-anak difabel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Canva resmi menghadirkan fitur Canva Offline yang memungkinkan pengguna tetap edit desain tanpa koneksi internet.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.