Pemkab Kulonprogo Ajukan 350 Formasi ASN Tahun 2023

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Minggu, 23 Juli 2023 15:27 WIB
Pemkab Kulonprogo Ajukan 350 Formasi ASN Tahun 2023

Ilustrasi. /ANTARA FOTO-M Risyal Hidayat

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo telah menyampaikan formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2023 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo, Sudarmanto mengatakan bahwa formasi CASN 2023 telah disusun dan disampaikan kepada KemenPAN-RB. Hanya saja BKPP belum mendapat penetapan formasi.

“Kami belum bisa menyampaikan karena belum ada penetapan formasi dari KemenPAN-RB. Tetapi sebagai gambaran ada sekitar 350 sampai 400 CASN. Jumlah itu dasarnya pada jumlah PNS yang mungkin akan pensiun tahun 2023. Belum tentu juga jumlahnya,” kata Sudarmanto dihubungi, Sabtu (22/7/2023).

Sudarmanto mengatakan formasi yang paling banyak dibutuhkan adalah formasi guru dan tenaga kesehatan. Dia menegaskan penerimaan CASN tidak dipungut biaya. Seleksi pun dilakukan secara digital dengan begitu penilaian akan objektif.

Baca juga: 5 Spot Kantin Kampus Enak nan Halal di Jogja

“Penerimaan CASN selama ini tanpa biaya. Seleksi juga dengan sistem komputerisasi sehingga objektif dan transparan. Paska tes pun dapat langsung tahu nilainya,” katanya.

Lebih jauh, Sudarmanto mengatakan selama ini gap antara standar kebutuhan ASN dengan existing tergolong besar. Sebagian kekurangan masih ditambal dengan pegawai nonasn/honorer/kontak. “Kalau formasi CASN yang  tahun 2022 untuk tenaga kesehatan dengan jumlah 126 orang telah ditugaskan di awal tahun 2023, sedangkan yang guru berjumlah 202orang dan tenaga teknis 22 orang rencana [ditugaskan] di akhir bulan Juli 2023,” ucapnya.  

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online