Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Ilustrasi perekaman KTP-el untuk Pemilu 2024. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gunungkidul berkomitmen untuk penyelenggaraan Pemilu 2024. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menggalakkan perekaman KTP-el dengan sistem jemput bola di masyarakat.
Sekretaris Disdukcapil Gunungkidul, Arisandy Purba mengatakan kepemilikan KTP-el tidak hanya sebagai kartu indentitas bagi warga telah berusia 17 tahun atau sudah menikah. Namun, keberadaannya juga bisa digunakan untuk menggunakan hak suara dalam pemilu.
Dia menjelaskan, berdasarkan Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4), masih ada calon pemilih sebanyak 9.300 penduduk yang telah berusia 17 tahun tapi belum memiliki KTP-el. Temuan tersebut ditindaklanjuti perekaman dengan sistem jemput bola sehingga calon pemilih ini dapat memiliki kartu identitas diri.
Jemput bola banyak dilakukan dengan mendatangi ke sekolah-sekolah karena mayoritas penduduk yang belum memiliki KTP-el masih berstatus pelajar. “Terakhir jemput bola ke sekolah pada 14 Juli lalu. Program ini akan terus berlanjut karena juga menyasar ke kalurahan-kalurahan,” kata Arisandy kepada wartawan, Minggu (30/2/2023).
Baca juga: Sudah Ada 9 Depo Sudah Dibuka, Pemkot Duga Pembuang Sampah Juga dari Warga Luar Jogja
Dia menjelaskan, dengan perekaman jemput bola yang digalakkan di Gunungkidul sudah mulai membuahkan hasil. Hingga sekarang sudah ada sekitar 7.120 calon pemilih yang terekam sehingga berhak mendapatkan KTP-el.
“Masih ada 2.180 yang belum merekam dan menjadi tugas kami untuk menyelesaikannnya. Yang jelas, kami berkomitmen memberikan kemudahan agar warga tertib dalam masalah administrasi kependudukan,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Gunungkidul di Pemilu 2024 sebanyak 613.155 orang. Rinciannya, pemilih perempuan sebanyak 313.505 orang dan pemilih laki-laki ada 299.650 orang.
“Hasil penetapan DPT sudah diumumkan di calon tempat pemungutan suara [TPS] mulai 22 Juni hingga 14 Februari 2024,” kata Hani.
Menurut Hani, pencermatan terhadap calon pemilih terus dilakukan. Pasalnya, ada upaya penyisiran terhadap calon pemilih tercecer yang nantinya akan dimasukan ke daftar pemilih khusus. “Pemilih khusus ini nantinya menggunakan hak pilih dengan membawa KTP-el. Selain itu, juga ada pendataan pemilih pindah tempat memilih dan dimasukan ke daftar pemilih tambahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Persib Bandung hadapi Sabah FC di Bali dengan 14 pemain absen. Igor Tolic istirahatkan 7 pemain Timnas, Danijel Loncar belum siap. Laga pertama Training Camp
Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY.
Penelitian terbaru ungkap ChatGPT-4 mampu memprediksi kepribadian, pendapatan, hingga pendidikan manusia. Anehnya, pertanyaan berbasis astrologi buatan AI justr
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Google Drive penuh padahal file sudah dihapus? Penyebabnya bisa karena file di Trash, e-mail Gmail, atau foto Google Photos yang menumpuk. Simak cara mengatasin