Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Dua terduga pelaku mutilasi berhasil dibekuk Polda DIY./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah menunggu beberapa saat, hasil tes DNA potongan anggota tubuh korban mutilasi Sleman keluar. Dari tes DNA itu, dipastikan bahwa potongan tubuh tersebut benar milik Redo Tri Agustian, mahasiswa UMY yang menghilang beberapa hari sebelum penemuan potongan tubuh di wilayah Turi pada 12 Juli lalu.
Dirreskrimum Polda DIY, FX Endriadi mengatakan hasil tes DNA telah keluar pada Minggu (30/7/2023) malam. “Ya, Redo. Ya, sudah keluar [tes DNA]. Identik. Jadi antara sampel orang tua dan hasil dengan tulang darah, hasil tes DNA-nya itu identik, dari potongan-potongan itu satu tubuh lah atas nama itu,” ujarnya, Senin (31/7/2023).
Untuk selanjutnya Polda DIY akan menyerahkan potongan tubuh korban kepada pihak keluarga. “Ya nanti kan kami serahkan ke keluarga. Dari setelah selesai pemberkasan sudah cukup kan, nanti silakan bisa diambil keluarga, karena di rumah sakit kan, urusannya rumah sakit dan keluarga,” katanya.
BACA JUGA: Terbaru! Penjelasan Polda DIY Terkait Pemeriksaan DNA Korban Mutilasi Sleman
Adapun penyebab meninggalnya korban sejauh ini polisi masih menggunakan keterangan dari pelaku, yakni dianiaya dengan dipukul hingga meninggal. “Karena kekerasan berlebihan. Dari keterangan dari para pelaku dipukul,” katanya.
Seperti diketahui, polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kejadian ini, W dan RD. Keduanya diketahui menganiaya korban hingga meninggal. Kemudian, para pelaku memutilasi korban dengan tujuan menghilangkan jejak kematian korban.
Kasus ini pertama kali terungkap ketika tiga pemancing di sungai Bedog, Kelor, Bangunkerto, Turi, menemukan potongan tangan pada 12 Juli petang. Pelaku diketahui menyebar potongan tubuh korban di beberapa tempat setelah penemuan potongan tubuh lainnya di wilayah Tempel beberapa hari kemudian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Menperin Agus Gumiwang menyebut Indonesia tengah bertransformasi menjadi basis produksi otomotif. Produksi kendaraan nasional tumbuh 11,3 persen pada semester I
Forum tertinggi organisasi perusahaan pers di Aceh ini menjadi ajang adu gagasan sekaligus pertarungan demokratis yang berlangsung ketat.
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Dua anak pejuang leukemia menjalani pengobatan di RSUP Dr. Sardjito. BPJS Kesehatan membantu meringankan biaya terapi sehingga keluarga fokus mendampingi.
Kongres XI WUJA 2026 di Jogja diikuti lebih dari 1.000 alumni Jesuit dari berbagai negara. Sultan HB X mengajak memperkuat persaudaraan dan kepemimpinan berbasi