Prediksi Bali United vs Persita Tangerang: Susunan Pemain, H2H, Skor
Bali United bermodal dua kemenangan beruntun, yang keseluruhan didapatkan ketika bermain tandang, Sementara itu Persita datang dengan modal yang lebih bagus lag
Bendahara Forum Komunikasi Petani Ngrembaka Nir Sambikala, Abdul Mukid menunjukan bawang merah usia 55 hari di lahan bawang merah Srigading, Sanden pada Rabu (25/8/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Sebagian besar petani bawang merah di lahan pasir di pesisir Bantul mulai panen. Namun harga jual bawang merah justru anjlok.
Jatuhnya harga komoditas holtikultura tersebut diduga dipicu karena ada panen raya bawang merah di Jawa Timur.
BACA JUGA: Harga Pangan Hari ini 4 Agustus, Harga Sejumlah Komoditas Naik
Salah satu petani bawang merah di lahan pasir di Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul, Sartono mengatakan harga bawang merah di tingkat petani hanya dihargai Rp10.000-12.000 per kilogram. Padahal panen sebelumnya masih di harga Rp25.000-30.000.
“Kalau bawang merah di lahan pasir rata-rata sudah panen pekan ini. Tapi harganya anlok sampai Rp10.000-12.000 per kilogram,” katanya, saat dihubungi Jumat (4/8/2023)
Adapun untuk bawang merah di lahan basah rata-rata mulai panen pada bulan depan. Untuk tanaman bawang merah di lahan pasir ada seratusan hektare. Namun Sartono hanya memiliki 1.400 meter persegi. Akibat harga turun ia terpaksa belum menjual bawang merah hasil panenan pada Rabu (2/8/2023) lalu. “Kalau punya saya masih di jemur, belum laku,” ucapnya.
Menurutnya, jika dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram maka akan merugi. Sebab untuk harga benih saja Rp60.000-70.000 per kilogram. Belum biaya pupuk dan pengurusan lahan bawang merah. Padahal sebelumnya harga bawang merah bisa tembus di angka Rp25.000-30.000 per kilogramnya.
Senada, petani bawang lainnya di Srigading, Sancoko mengungkapkan dalam satu pekan terakhir telah berlangsung panen bawang merah oleh sebagian petani. Namun di saat yang bersamaan harga bawang merah dari pedagang hanya ditawar Rp10.000-12.000 per kilogramnya.
Dengan harga seperti itu merugikan petani. Menurutnya untuk balik modal saja harga bawang di kisaran Rp17.000-18.000 per kilogram. “Kalau hanya laku Rp11.000 dipastikan petani rugi banyak,” ungkapnya. Jika harus disimpan lama atau dijemur juga bisa merugi karena beratnya akan menyusut.
Petani lainnya Mugari juga merasakan hal yang sama. Menurut dia, turunnya harga bawang merah di tingkat petani di Bantul dikarenakan akan ada panen raya bawang merah di Nganjuk, Jawa Timur. Ia memprediksi bawang merah bakal turun lagi harganya.
Ia mengakui jika ada panen raya bawang merah bersamaan dapat menurunkan harga.”Ya resikonya kalau panen bersamaan pasti harga akan jatuh,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bali United bermodal dua kemenangan beruntun, yang keseluruhan didapatkan ketika bermain tandang, Sementara itu Persita datang dengan modal yang lebih bagus lag
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.