Kemensos Libatkan 902 Taruna TNI dan Akpol untuk Sekolah Rakyat
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Politikus PDIP sekaligus anggota DPRD Kota Jogja Endro Sulaksono (kanan). /istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Politikus PDIP sekaligus anggota DPRD Kota Jogja Endro Sulaksono mengaku menjadi korban hoaks terkait narasi polemik kedatangan Rocky Gerung ke Jogja. Endro mengaku sempat dipanggil DPC PDIP Kota Jogja terkait persoalan tersebut.
Endro menceritakan peristiwa unggahan narasi konten sebuah website yang ia sebut sebagai sebuah hoaks itu diperolehnya pada Sabtu (5/8/2023) siang. Banyak rekan politikus yang menghubunginya lewat ponsel menanyakan kebenaran terkait narasi tersebut.
BACA JUGA : Politikus Perempuan PDIP Ini Ada saat Rocky Gerung Dicekal di Sleman
Menurutnya pada narasi itu seolah ia memberikan pernyataan yang berseberangan dengan sikap politik PDIP terkait polemik pernyataan Rocky Gerung yang beberapa waktu lalu yang sempat diprotes kedatangannya ke Jogja.
“Padahal saya sama sekali tidak pernah menyampaikan pernyataan itu dan foto lama saya dipakai di narasi tersebut. Sikap saya terkait Rocky Gerung ini kan sama dengan DPP PDIP, tegak lurus saya mengikuti partai,” katanya kepada wartawan di DPRD Kota Jogja, Sabtu.
Mantan anggota geng legendaris Qzruh ini mengatakan akibat dari viralnya narasi tersebut. Ia pun sempat dimintai klarifikasi oleh DPC PDIP Kota Jogja. “Dalam konteks ini saya jadi korban hoaks karena saya ditulis tidak sesuai faktanya,” katanya.
Ia mengaku masih mempertimbangkan terkait kemungkinan melaporkan dugaan pelanggaran UU ITE. Karena sudah beberapa kali namanya dicatut dengan narasi tidak sesuai kenyataan. “Saya sudah komunikasi dengan tim hukum juga, tetapi kami menunggu arahan dari Pak Ketua DPC PDIP Kota Jogja,” ujarnya.
Sebelumnya Tim kuasa hukum PDI Perjuangan (PDIP) melaporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Polri atas dugaan fitnah terhadap Presiden Joko Widodo. Kuasa Hukum DPP PDIP Johannes Lumban Tobing menyatakan fokus dalam pelaporannya adalah soal berita bohong. Misalnya, terkait Presiden Joko Widodo yang dianggap menawarkan megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke China.
BACA JUGA : Viral Kritik Presiden Jokowi, Ini Pekerjaan Rocky Gerung
Padahal, menurut Johannes, keberangkatan Jokowi ke China adalah kewenangannya sebagai Presiden dalam tugas negara. "Kami menemukan ada fitnah ada berita bohong yang disampaikan oleh saudara Rocky gerung, jadi misalnya kalau berita bohong ini Presiden Jokowi Widodo ini nawarin IKN nih ya, pergi ke China menawarkan IKN. Jadi tendensi menawarkan ini bapak Presiden sebagai presiden berkunjung kesana ini kan dalam kewenangan dia sebagai presiden dalam tugas negara," kata Johannes di Bareskrim, Senin lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Dewas KPK berkoordinasi memeriksa Setya Budi Dias, polisi yang bertugas di KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang.
Korlantas Polri dan Jasa Marga berkolaborasi menangani kendaraan ODOL melalui integrasi teknologi menuju penerapan Zero ODOL awal 2027.
Neraca dagang Indonesia defisit US$450 juta pada Juni 2026. BPS mencatat impor melampaui ekspor, terutama akibat defisit komoditas migas.
TNI AL mengerahkan dua KRI dan satu pesawat untuk mengevakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep.
Lansia asal Gunungkidul meninggal dunia setelah tertemper KA Bengawan di jalur rel timur Fly Over Janti, Sleman, Minggu sore.