APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Pembukaan Rakernas Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Soera Moehammadiyah Tower Convention and Hotel jalan K.H Ahmad Dahlan No.107, Jogja, Jumat (12/8/2023) ist
Harianjogja.com, JOGJA—Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Soera Moehammadiyah Tower Convention and Hotel jalan K.H Ahmad Dahlan No.107, Jogja.
Rakernas yang digelar selama tiga hari, Jumat (11/8/2023) hingga Minggu (13/8/2023) mengangkat tema "Tajdid AUMSOS Abad ke-2. Kegiatan musyawarah akan berfokus pada modernisasi manajemen Amal Usaha Muhammadiyah bidang Sosial (AUMSOS) yang profesional, inklusif dan mandiri.
"Hal ini sebagai respons perkembangan permasalahan kesejahteraan sosial yang semakin kompleks. Musyawarah diikuti perwakilan majelis dari seluruh wilayah Indonesia tingkat Provinsi," kata Ketua MPKS PP Muhammadiyah Mariman Darto melalui rilisnya, Jumat (11/8/2023).
BACA JUGA: Disdikpora DIY Mengakui Adanya Kecurangan dalam PPDB Tahun Ini
Secara resmi Rakernas MPKS dibuka oleh Ketua PP. Muhammadiyah yang juga Menteri Koordinator Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Muhadjir Effendy, diikuti keynote speech dihadapan seluruh peserta oleh Menteri Sosial Relublik Indonesia Tri Rismaharini dan General Speech oleh Sekretaris Umum PP. Muhammadiyah Prof. Abdul Mu'ti.
Muhadjir mengatakan esensi dari gerakan sosial-keagamaan Muhammadiyah adalah pelayanan kemanusiaan tanpa pandang bulu. Keberadaan MPKS diharapkan bisa membantu dan memiliki kepedulian terhadap sesama manusia.
"Ini pentingnya inklusivitas dalam upaya membantu sesama. Semua atas nama kemanusiaan, atas nama Islam rahmatan lil’alamin, maka harus dilakukan secara betul-betul inklusif," ungkap Muhadjir.
Dia berharap rakernas MPKS dapat menghasilkan gagasan-gagasan filantropis yang menguatkan nilai-nilai luhur Islam dalam memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. MPKS diharapkan bisa lebih mensejahterakan seluruh manusia yang terpinggirkan seperti disabilitas, anak-anak yatim maupun anak terlantar.
"Semua diajak untuk kerja sama dan penuh kepeduliannya terhadap manusia, agar semua MPKS bisa memberikan yang terbaik atas nama philanthropy, kemanusiaan, altruisme, lillahita’ala," harapnya.
Sementara, Mensos Tri Rismaharini menekankan pentingnya melakukan pemberdayaan terhadap kaum marjinal. “Kita tidak perlu khawatir untuk merawat lansia, anak-anak yatim dan anak-anak disabilitas, kita tidak perlu takut bagaimana untuk sumber pendanaannya,” tuturnya.
Rakernas tersebut, lanjut Risma, dapat menjadi tonggak penting dalam perjalanan Muhammadiyah dalam mewujudkan visi dan misi kesejahteraan sosial. Melalui rencana aksi yang komprehensif, katanya, Rakernas MPKS diharapkan mampu menghasilkan kegiatan konkret bagi Muhammadiyah.
"Khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia," harap Risma.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Dokter UI mengembangkan NAVI-HF berbasis AI untuk mendeteksi penumpukan cairan paru pada pasien gagal jantung dengan akurasi mencapai 86 persen.
UGM melantik 620 insinyur baru dan menekankan pentingnya etika profesi serta tanggung jawab moral di tengah pesatnya perkembangan AI.
Nobar Piala Dunia 2026 di Teras Malioboro dipadati ratusan warga dan berdampak positif pada omzet UMKM yang meningkat hingga empat kali lipat.
Gabsi Sleman menggelar Kejurkab Bridge 2026 sebagai ajang seleksi atlet menuju Kejurda DIY dan Pelatkab Porda 2027.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.