Listrik Padam Mulai Pukul 10.00 WIB: Sleman, Bantul, dan Kota Jogja
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Pagelaran Wayang Adat Suran di Pendopo Wiyatapraja, Jumat (11/8/2023) malam. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sekda DIY Beny Suharsono menyatakan meski memiliki pesona sebagai budaya kuno dari Indonesia, sama seperti tradisi lainnya, wayang sedang berjuang mempertahankan eksistensinya. Kunci eksistensi wayang terdapat pada loyalitas kaum tua, serta daya pikatnya pada kaum muda.
Demikian pula dalam memikirkan aktualisasi wayang, sehingga senantiasa relevan dengan realitas zamannya. Keterlibatan orang-orang muda adalah niscaya.
“Saya secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Dalang Muda Sukrakasih serta seluruh seniman pendukung karena setia mengambil peran nyata dan menjaga eksistensi serta relevansi wayang," kata Beny dalam Pagelaran Wayang Adat Suran di Pendopo Wiyatapraja, Jumat (11/8/2023) malam.
BACA JUGA : Cegah Masalah Sosial dan Remaja Melalui Wayang Cakruk
Ia menambahkan merujuk pada pendapat tokoh agama Frans Magnis Suseno, seni pertunjukan wayang masih sangat relevan dengan era sekarang. Karena, setidaknya terdapat empat nilai yang tersirat dalam hakikat wayang.
Antara lain wayang bernafaskan keleluasaan pandangan yang mengedepankan dialog dalam mencari solusi atas perbedaan. Nilai yang kedua, wayang bernafaskan toleransi terhadap pluralitas, di mana toleransi adalah sikap dan kemampuan psikis untuk menerima komunitas yang berbeda adat, kebiasaan, agama, tata krama, sopan santun, dan pola-pola komunikasinya.
“Wayang pun seakan merupakan sekolah untuk belajar tentang keterbukaan, penerimaan dan penghormatan terhadap kualitas. Selanjutnya, nilai yang ketiga adalah yang dijunjung tinggi dalam wayang adalah kadar kemanusiaan dan bukan atas dasar asal usul,” katanya.
Adapun nilai keempat, wayang bukan sederet ajaran teoritis. Wayang berbicara lewat contoh-contoh konkrit yang berbudi luhur maupun yang berbudi rendah karena wayang tidak moralistik, di mana wayang tidak menggurui. “Wayang memperlihatkan dengan jelas kualitas internal, sikap-sikap positif dan negatif dari setiap sosok yang ditampilkan," ucapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan, sesuai dengan tradisi Jawa ketika memasuki bulan Sura, kesederhanaan dan mengutamakan keprihatinan adalah salah satu bagian dari tradisi masyarakat Jawa. Pergelaran sebagai salah satu bentuk media umbul dungo dalam perayaan bulan Sura pada penanggalan Jawa.
BACA JUGA : Kemendikbud Luncurkan Film Nyantrik, Wayang Orang Diperankan Anak Milenial
"Perayaan ini untuk memohon semua kesehatan, kelancaran, keberkahan dan memohon perlindungan untuk kita semua, serta masyarakat DIY pada umumnya. Pergelaran ini diharapkan juga bisa memberikan satu berkah atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.
Dalang Ki Mas Lurah Cermo Kartiko mengatakan pergelaran wayang ini berjudul Narasunya. Merupakan sosok satria yakni Baratasena atau Werkudara yang harus mengemban amanah menjadi bagian dari pemerintah. Werkudara berupaya menjadi pemerintah yang baik bagi masyarakatnya, meski menghadapi sejumlah tantangan dan rintangan.
"Menjadi pemerintah tentu tidak mudah, bahkan seringkali dihadapkan pada situasi di mana terjadi peperangan antara apa yang harus dijalankan dengan batinnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Cristiano Ronaldo masuk skuad Portugal di Piala Dunia 2026. Ini daftar lengkap pemain dan peluang juara Selecao das Quinas.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.