Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Anak difabel - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty meminta kepada seluruh puskesmas untuk mengembangkan layanan ramah disabilitas.
Upaya ini sebagai bentuk peningkatan layanan kepada masyarakat. “Sudah diprakarsasi oleh Puskesmas Girisubo. Jadi, puskesmas lain harus ramah disabilitas,” kata Dewi kepada wartawan, Minggu (13/8/2023).
Dia menjelaskan, layanan terhadap disabilitas merupakan hal yang wajib dilakukan. Upaya menuju layanan itu juga sudah diwujudkan dengan membangun sarana prasarana yang ramah difabel.
BACA JUGA: Terkendala Jarak, Ribuan ABK di DIY Tak Bisa Sekolah
Selain itu, juga ada aturan tentang tata cara pelayanan khusus yang memberikan kemudahan bagi warga berkebutuhan khusus ini. Menurut dia, program ramah disabilitas bukan hal yang sulit karena setiap puskesmas sudah membangun akses mulai dari jalur khusus, keberadaan kursi roda hingga toilet khusus bagi penyandang disablitas. “Tidak hanya akses, tapi pelayanan juga harus bagus serta ramah kepada penyandang disabilitas,” katanya.
Kepala Puskesmas Girisubo mengatakan, Pujianta mengatakan, Puskesmas Girisubo berkomitmen untuk memberikan layanan ramah disabilitas. lounching layanan ramah disabilitas dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, Jumat (11/8/2023).
Program ini sebagai bentuk upaya peningkatan layanan terhadap masyarakat. Menurut dia, jumlah anggota difabel di Kapanewon Girisubo ada 64 orang.
Meski tergolong tergolong kecil, namun tetap harus mendapatkan pelayanan yang terbaik. Komitmen sebagai puskesmas ramah disabilitas diwujudkan dengan membuatkan akses pelayanan khusus seperti jalur kursi roda, jalur tuna netra hingga adanya toilet khusus.
Selain itu, juga ada priortitas layanan karena penyandang disabilitas akan didahulukan mendapatkan nomor antrean ketimbang pasien umum lainnya. “Kami berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik yang ramah disabilitas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.