Padat Karya Gunungkidul 2026 Serap 1.976 Pekerja, Tersebar di 65 Titik
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Anak difabel - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty meminta kepada seluruh puskesmas untuk mengembangkan layanan ramah disabilitas.
Upaya ini sebagai bentuk peningkatan layanan kepada masyarakat. “Sudah diprakarsasi oleh Puskesmas Girisubo. Jadi, puskesmas lain harus ramah disabilitas,” kata Dewi kepada wartawan, Minggu (13/8/2023).
Dia menjelaskan, layanan terhadap disabilitas merupakan hal yang wajib dilakukan. Upaya menuju layanan itu juga sudah diwujudkan dengan membangun sarana prasarana yang ramah difabel.
BACA JUGA: Terkendala Jarak, Ribuan ABK di DIY Tak Bisa Sekolah
Selain itu, juga ada aturan tentang tata cara pelayanan khusus yang memberikan kemudahan bagi warga berkebutuhan khusus ini. Menurut dia, program ramah disabilitas bukan hal yang sulit karena setiap puskesmas sudah membangun akses mulai dari jalur khusus, keberadaan kursi roda hingga toilet khusus bagi penyandang disablitas. “Tidak hanya akses, tapi pelayanan juga harus bagus serta ramah kepada penyandang disabilitas,” katanya.
Kepala Puskesmas Girisubo mengatakan, Pujianta mengatakan, Puskesmas Girisubo berkomitmen untuk memberikan layanan ramah disabilitas. lounching layanan ramah disabilitas dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, Jumat (11/8/2023).
Program ini sebagai bentuk upaya peningkatan layanan terhadap masyarakat. Menurut dia, jumlah anggota difabel di Kapanewon Girisubo ada 64 orang.
Meski tergolong tergolong kecil, namun tetap harus mendapatkan pelayanan yang terbaik. Komitmen sebagai puskesmas ramah disabilitas diwujudkan dengan membuatkan akses pelayanan khusus seperti jalur kursi roda, jalur tuna netra hingga adanya toilet khusus.
Selain itu, juga ada priortitas layanan karena penyandang disabilitas akan didahulukan mendapatkan nomor antrean ketimbang pasien umum lainnya. “Kami berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik yang ramah disabilitas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya Gunungkidul 2026 tersebar di 65 titik dengan anggaran Rp7,5 miliar. Sebanyak 1.976 tenaga kerja lokal ditargetkan terserap mulai Oktober men
Target droping air bersih BPBD Gunungkidul turun menjadi 800 tangki akibat efisiensi anggaran dan kenaikan BBM non-subsidi.
Social Research Centre (SOREC) dan Yayasan Jembatan Cahaya Kasih melakukan kajian mengenai kerentanan perempuan dan anak di Tanah Harapan, Koja dan Kalibaru
Hujan ekstrem melanda Prefektur Chiba, Jepang, menyebabkan enam orang tewas, 400.000 warga dievakuasi, dan ribuan penumpang terjebak di Bandara Narita.
Sejumlah siswa SR Terintegrasi 1 Kulonprogo mengalami homesick. Satu siswa resmi mundur, dua lainnya dalam proses pengunduran diri.
Menkum Supratman Andi Agtas menyebut Prabowo meminta pembahasan RUU Perampasan Aset segera dipercepat oleh DPR.