Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Sekda DIY, Beny Suharsono./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Proses Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) terus disiapkan. Saat ini, Pemda DIY mengklaim sudah ada lima investor badan usaha yang menawarkan teknologi pengolahan sampah.
Selain itu, Pemda DIY juga menyebut telah menerima tawaran dari IKEA Indonesia terkait dengan penanganan limbah plastik.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Beny Suharsono mengatakan proses KPBU hingga kini masih dalam tahap market sounding. Menurut Beny tahap market sounding atau proses penjajakan minat pasar tahun ini akan berlangsung hingga akhir 2023.
Setelah itu, akan dilakukan tahap pengadaan badan usaha pelaksana KPBU tersebut, penandatanganan perjanjian KPBU, dan pemenuhan pembiayaan. “Iya [akhir 2023]. Sekarang sudah proses terus. Kami sekarang cari yang terbaik [investor],” katanya.
Selain lima investor, Beny juga mengaku adanya tawaran dari IKEA Indonesia yang menawarkan diri untuk mengolah sampah plastik DIY. “Kalau plastik di-recycle, IKEA sudah siap menampung,” katanya.
Diketahui, IKEA pun telah memiliki beberapa produk yang berbahan dasar limbah plastik, antara lain menjadi boneka dan tas. IKEA Indonesia pun mendeklarasikan mulai 2030 hanya akan menggunakan plastik daur ulang atau yang dapat diperbarui sebagai bahan dasar pembuatan produknya.
BACA JUGA: Pengelolaan Sampah di Sleman Bakal Ditangani BUMD
Selain itu, ada pula PLN yang juga menawarkan agar sampah yang ada dapat diolah menjadi energi listrik.
Diketahui PLN pun telah berhasil mengolah sampah menjadi brisket atau pelet untuk campuran batu bara (co-firing) di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). “Kalau sampah dibakar, keluar energi listrik, panas to itu, nanti disoundingkan dengan PLN,” katanya.
Sementara menurut Beny untuk pengolahan sampah organik menggunakan pupuk dapat dikerjasamakan dengan beberapa perusahaan pembuatan pupuk. “Pupuk, nanti kerja sama dengan pengusaha di bidang pertanian agar bisa menampung,” katanya.
Beny pun berharap agar badan usaha yang menawarkan teknologi dalam pengolahan sampah tersebut pun dapat bekerjasama dengan beberapa perusahaan tersebut untuk pengolahan sampah di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Muhammadiyah Games 2026 resmi dibuka di UAD, jadi ajang pembinaan atlet dan kompetisi olahraga lintas jenjang pendidikan.
PPIH Arab Saudi siapkan skema murur haji 2026 agar lansia tak turun di Muzdalifah demi kelancaran Armuzna.
Persis Solo menang 1-0 atas Dewa United di Manahan, jaga peluang bertahan di BRI Super League 2025/2026.
Rusia menyerahkan 528 jenazah tentara kepada Ukraina dalam proses repatriasi terbaru di tengah perang yang masih berlangsung.