UKDW Kukuhkan Guru Besar AI Termuda, Soroti Deep Learning dan LLM
UKDW mengukuhkan Prof. Antonius Rachmat Chrismanto sebagai Guru Besar AI. Ia menyoroti deep learning, LLM, dan pemanfaatan AI di pendidikan.
Ilustrasi Vaksin. /FOTO ANTARA -Irwansyah Putra
Harianjogja.com, KULONPROGO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo akan memulai pelaksanaan imunisasi Rotavirus untuk mencegah penyakit diare pada bayi. Pelaksanaan imunisasi itu secara nasional dilaksanakan serentak termasuk di wilayah setempat pada Selasa (15/8/2023).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo Rina Nuryati mengatakan, di wilayahnya total ada sebanyak 200 bayi yang nantinya menjadi sasaran yakni mereka yang lahir mulai tanggal 16 Mei 2023.
"Imunisasi Rotavirus akan kami mulai besok. Tidak dilakukan dalam sehari melainkan sesuai umur sehingga bertahap," kata Rina Senin (14/8/2023).
BACA JUGA : 1,7 Juta Anak Belum Imunisasi Dasar, Daerah Diminta Waspada KLB Difteri
Imunisasi ini dilakukan lantaran kekebalan tubuh yang terdapat pada bayi belum sempurna, sehingga perlu tambahan imunisasi agar tidak gampang terserang diare. Nantinya alokasi vaksin yang disediakan juga bertahap sesuai dengan pelaksanaan vaksin yang juga dilakukan berkala.
"Karena pelaksanaannya bertahap maka alokasi vaksin yang tersedia juga menyesuaikan tahapan. Sebab imunisasi pencegah diare juga diberikan bagi bayi usia 2, 3 dan 4 bulan," jelas dia.
Adapun pelaksanaannya nanti dilakukan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) baik puskesmas, rumah sakit (RS) dan juga klinik. "RS dan klinik yang melayani saja. Sehingga tidak ada jadwal khusus, sesuai jadwal vaksinasi rutin yang sudah ada," ucapnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai bayi sesuai kriteria usia bisa membawa ke fasyankes terdekat sesuai jadwal imunisasi. Dengan begitu penyakit diare yang menyerang bayi bisa dicegah dan bisa meminimalisir kematian akibat diare berat.
BACA JUGA : DIY Masuk KLB Campak, Ini Penyebabnya
"Sepanjang tahun 2022 kemarin ada tujuh bayi yang meninggal akibat diare. Jumlah yang sampai meninggal ini termasuk tinggi. Pada 2021 ada dua bayi, 2020 ada satu, 2018 dua bayi, sehingga imunisasi ini penting untuk pencegahan," pungkas Rina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW mengukuhkan Prof. Antonius Rachmat Chrismanto sebagai Guru Besar AI. Ia menyoroti deep learning, LLM, dan pemanfaatan AI di pendidikan.
Lionel Messi memimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 3 gol. Harry Kane, Mbappe, Haaland mengikuti dengan 2 gol. Simak daftar lengkapnya.
Jangan antre lagi, kini cek dan cetak Kartu Keluarga bisa dilakukan secara online. Simak panduan lengkap, cara aktivasi IKD, hingga tips cetak mandiri resmi.
Davina Karamoy diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group. Ia mengaku lebih berhati-hati menerima kerja sama promosi.
Prediksi Swiss vs Bosnia-Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026. Swiss diunggulkan menang tipis dalam laga krusial perebutan tiket fase gugur.
RSUD Saras Adyatma Bantul membuka layanan KB gratis hingga 27 Juni 2026. IUD dan implan menjadi metode kontrasepsi yang paling didorong.