DPRD Jogja Dorong Cagar Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kemantren
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X. - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengapresiasi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) di tingkat kabupaten, kota dan provinsi DIY yang telah menjalankan tugas kemarin. Sultan pun berpesan agar anggota Paskibra dapat turut berperan dalam pembangunan di desa.
“Adik-adik [anggota Paskibra] adalah bagian dari masyarakat berarti mestinya punya kemampuan dengan berpendidikan cukup, biar pun belum mahasiswa, tapi pengetahuannya cukup untuk bisa berperan,” katan Sultan di Kompleks Kepatihan, Jumat (18/8/2023).
BACA JUGA : Sejarah Paskibraka, Ternyata Digagas Pertama Kali di Jogja
Meski pun anggota Paskibra masih pelajar, menurut Sultan ada berbagai program di tingkat desa yang dapat diikuti oleh para anggota Paskibra untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan, antara lain melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta karang taruna di tingkat desa.
“Itu aktivitas anak muda, enggak mesti mahasiswa, pelajar juga bisa, yang punya aktivitas di desanya,” ucapnya.
Menurut Sultan usia tidak menjadi kendala untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan. Meski belum menempuh jenjang perguruan tinggi, dengan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki maka anggota Paskibra pun dapat turut berperan dalam mendukung pembangunan di DIY.
Sultan berharap pengetahuan yang dimiliki anggota Paskibra mengenai pancasila dan rasa kebangsaan dapat diterapkan melalui peran aktif anggota Paskibra dalam pembangunan tingkat desa.
BACA JUGA : Daftar Paskibraka untuk Tugas Upacara di Istana Negara, Adakah dari Jogja?
“Di situ adik-adik bisa mengimplementasikan pancasila. Bagaimana adik-adik secara faktual bisa mengaplikasikannya, tidak hanya sekedar teori tapi juga praktek,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja mendorong ruang publik berbasis cagar budaya dikembangkan sebagai penggerak ekonomi kemantren, termasuk melalui program Latar Rejo.
Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pengentasan kemiskinan perlu ekosistem yang menghubungkan perlindungan sosial dan pemberdayaan.
Monaco mengalahkan PSG 2-1 pada pekan ketiga Liga Prancis. Lyon menang atas Auxerre dan kini menempati posisi kedua klasemen.
Pertamina NRE melirik potensi EBT Sumbar sebesar 10.054 MW untuk mendukung pengembangan energi hijau dan transisi energi.
DPRD Kota Jogja menyoroti penerapan K3 proyek jalan setelah kecelakaan di Bugisan. Kontraktor diminta memperketat keselamatan warga.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Sabtu 5 September 2026, tersedia malam hari melalui layanan SIMENOR..