Getaran Gempa M5,9 di Kepulauan Seribu Terasa hingga Jogja
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Sejumlah pasien dari kalangan mahasiswa UPN Veteran Jogja mengalami keracunan. - Twitter.
Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa baru UPN Veteran Jogja yang mengalami keracunan massal dirawat di sejumlah rumah sakit di Jogja. Mereka mengeluhkan mual muntah hingga diare.
Kabag Hukum dam Humas RSUP Sardjito Banu Hermawan menjelaskan berdasarkan data sementara sebanyak 15 pasien maba UPN Veteran Jogja yang mengalami keracunan dirawat di RSUP Sardjito. Mereka sebagian besar masuk perawatan lewat IGD dengan sejumlah keluhan.
“Keluhan yang ada, nyeri perut, mual, pusing dan ada beberapa yang diare,” katanya kepada wartawan, Jumat (18/8/2023) malam.
BACA JUGA : Mahasiswa Baru UPN Veteran Jogja Keracunan Massal saat Outbond
Banu menambahkan dari 15 pasien tersebut hingga pukul 19.00 WIB tadi, tercatat ada dua pasien yang masih dirawat di IG, sedangkan 13 pasien lainnya sudah dipindah ke ruang rawat inap.
“Sampai saat ini terus dilakukan penanganan menyesuaikan dengan tata laksana keluhan yang muncul dari setiap pasien. Kalau yang sekiranya nanti sudah ada yang sembuh tentu diperbolehkan jika ingin pulang,” katanya.
Tim dokter RSUP Sardjito belum dapat memastikan penyebab para mahasiswa tersebut mengalami keracunan. “Kami menangani klinisnya saja agar tidak terjadi perburukan. Masalah penyebabnya apa, kita serahkan yang berwenang lebih lanjut,” ujarnya.
Sejumlah mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta mengalami keracunan saat sedang menjalani outbond di Batalyon Infanteri (Yonif) 403 Yogyakarta, Jumat (18/8/2023).
Kepala Bagian Humas UPN Veteran Yogyakarta, Markus Kusnardijanto menjelaskan mahasiswa yang keracunan merupakan mahasiswa baru sedang menjalani outbond yang digelar di beberapa tempat, seperti AAU, Kopasgat dan Yonif 403. “Itu giat mahasiswa baru,” katanya.
Mahasiswa yang keracunan adalah yang berkegiatan di Yonif 403 dengan peserta total sekitar 700 mahasiswa yang berasal dari beberapa fakultas. Namun ia belum tahu pasti berapa yang mengalami keracunan. “Tapi ini baru kita sisir ya, nanti lihat perkembangannya,” ungkapnya.
BACA JUGA : Puluhan Warga Kepuharjo Diare dan Muntah-Muntah, Dinkes Sleman: Bukan Keracunan Makanan!
Adapun gejala keracunan yang dialami diantaranya mual dan muntah. Para mahasiswa yang keracunan langsung dibawa ke rumah sakit Hermina dan JIH untuk mendapat perawatan. Terkait penyebab keracunan, diduga karena makanan para mahasiswa dalam kegiatan itu.
Ia menjelaskan kegiatan ini merupakan kerja sama UPN Veteran Yogyakarta dengan beberapa penyelenggara yang merupakan tuan rumah masing-masing kegiatan berlangsung. “Pengadaan [makanan] dari masing-masing penyelenggara,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,9 di barat laut Jakarta terasa hingga Jogja pada Sabtu dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.
Sekitar 5.000 pelari meramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon 21K.
Sinkhole muncul di dekat rumah Nicolas Cage di Malibu, California. Sebanyak 31 properti dievakuasi karena lubang terus membesar.
Kemenbud menargetkan pembangunan Museum Syekh Yusuf Al-Makassari di Cape Town, Afrika Selatan, dimulai 2027 dengan anggaran Rp62 miliar.
Daftar 5 merek pakan premium kucing, dari Royal Canin, Purina Pro Plan, Hill's Science Diet, Orijen hingga Evocat.