Ubur-Ubur Menghilang dari Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tetap Waspada
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Pengelola Desa Wisata Nglanggeran, Sugeng Handoko menerima penghargaan Satyalancana Kepariwisataan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di Istana Negara. Kamis (17/8/2023)./istimewa-Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Peringatan HUT ke-78 RI jadi momen membanggakan bagi warga Gunungkidul. Pasalnya, ada putra daerah yang mendapatkan penghargaan Satyalancana dari Presiden Joko Widodo.
Penerima penghargaan ini adalah Sugeng Handoko asal Kalurahan Nglanggeran, Patuk. Adapun penghargaan diberikan tak lepas sumbangsihnya memajukan sektor kepariwisataan di Gunungkidul, khususnya pengembangan Desa Wisata Nglanggeran.
Kepada wartawan, Sugeng mengatakan, Tanda Kehormatan yang diberikan adalah Satyalancana Kepariwisataan. “Saya diundang dalam upacara peringatan kemerdekaan di Istana Negara dan mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno,” katanya, Minggu (10/8/2023).
Sugeng mengungkapkan, penghargaan yang diberikan tak lepas dari rekomendasi dari Dinas Pariwisata DIY. Salah satu yang mendasari karena partisipasi aktif dalam pengembangan desa wisata.
Baca juga: Deretan Negara yang Tidak Punya Hari Kemerdekaan
Ia pun mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh pengelola hingga masyarakat Nglanggeran turut memajukan wisata di Nglanggeran. “Saya menjadi satu-satunya wakil dari DIY. Selain saya, dua penerima lainnya berasal dari Bali,” katanya.
Menurut dia, penghargaan ini bisa memotivasi dirinya untuk lebih semangat lagi dalam membangun Nglanggeran bersama dengan warga sekitar. “Saya ingin lebih baik lagi dalam mengabdi untuk mengembangkan sektor pariwisata. Untuk pengembangan harapannya bisa sampai ke seluruh Gunungkidul,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Oneng Windu Wardhana memberikan apresiasi atas penghargaan Satyalancana Kepariwisataan yang diterima pengelola Desa Wisata Nglanggeran, Sugeng Handoko. Ia berharap dengan prestasi ini semakin memotivasi dalam upaya pengembangan sektor kepariwisataan di Gunungkidul.
“Kami ingin apa yang dilakukan Mas Sugeng bisa ditiru oleh pengelola-pengelola desa wisata lainnya,” katanya.
Windu mengungkapkan, Desa Wisata Nglanggeran tidak hanya berstatus mandiri, namun juga sudah mendapatkan pengakuan dunia lewat UNESCO. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan Desa Wisata terbaik dunia di 2021 lalu.
“Ini harus dijadikan motivasi dalam pengembangan desa wisata di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Kopaska dan Dislambair TNI AL menemukan bukti di lokasi karam KM Virgo Transport 8 untuk mendukung investigasi KNKT.
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
SMAN 1 Sentolo menjelaskan penanganan dugaan pelecehan oleh oknum satpam dan memastikan petugas tersebut dinonaktifkan mulai 17 September.
Kabut asap karhutla menurunkan jarak pandang di Bandara Palembang hingga 700 meter. Empat penerbangan kedatangan mengalami keterlambatan.