IGBF 2026 Hadir di Yogyakarta, Dorong Rumah dan Bangunan Indonesia Menuju Net Zero
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Suasana pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata di Hotel El Royal Yogyakarta, Senin (21/8/2023). Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan pelatihan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Tahun Anggaran 2023. Pelatihan ini dilaksanakan mulai tanggal 21-23 Agustus 2023 di Hotel El Royal Yogyakarta
Peserta pelatihan sebanyak 40 orang dengan sasaran pengelola desa wisata beserta anggota dan usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) destinasi pariwisata. Narasumber yang akan memberikan materi pada pelatihan DAK Non Fisik, yakni : Gilang Ahmad Fauzi, S.S., MDS., m.sc. dengan materi Tata Kelola Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Wisata.
Kemudian Desi Deria Cempaka Wijaya Murti, S.Sos., MA., dengan materi Strategi Pemasaran Destinasi Pariwisata, proses perencanaan dan pengelolaan bisnis dalam pengembangan destinasi, dan perencanaan destination branding, visitor experience, dan UMKM/Homestay.
Vinia Rizky Prima, S.I.P dengan materi Proses produksi dan operasi dalam UMKM Pengendalian kualitas dan efisiensi produksi Manajemen rantai pasok dalam UMKM Branding Destinasi dan UMKM, dan Segmentasi pasar dalam pemasaran destinasi Pengembangan produk dan layanan destinasi Promosi dan distribusi destinasi pariwisata.
BACA JUGA:Warga Bantul Jual Jenglot Rp17 Juta, Sebut Bisa Datangkan Uang Gaib
BACA JUGA:Putra Gunungkidul Terima Penghargaan Satyalancana dari Presiden RI
Narasumber lainnya adalah Meganusa Ludvianto, S.Sos., M.Commun dengan materi Segmentasi pasar dalam pemasaran destinasi Pengembangan produk dan layanan destinasi Promosi dan distribusi destinasi pariwisata, dan Desain kemasan, branding dan maksimalisasi software untuk meningkatkan desain visual dan teks. Selanjutnya pada hari ketiga akan ada kunjungan lapangan ke Desa Wisata Jatimluyo, Kulonprogo.
Kepala bidang Pemasaran dan Kerjama Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Emy Nur Aini, SE. M.Bus. Senin (21/8/2023) menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan para pengelola daya tarik wisata, desa wisata, dan destinasi pariwisata lainnya dalam melakukan tata kelola, bisnis dan pemasaran destinasi pariwisata.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Pariwisata Sofyan Dwi Aryanto, S.IP menambahkan bahwa peserta pelatihan diharapkan mengetahui dan memahami pentingnya tata kelola, pengelolaan bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata, memahami faktor-faktor penting dalam pengembangan dan penyelenggaraan tata kelola, pengelolaan bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata, peserta dapat melakukan evaluasi terhadap upaya tata kelola, pengelolaan bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata yang dilakukannya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
WNI bisa mengunjungi sejumlah negara Eropa tanpa visa pada 2026. Cek daftar Serbia, Belarus, Ukraina, dan Turki beserta batas masa tinggalnya.
Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) terus dirasakan manfaatnya
Harga emas Pegadaian hari ini 17 September 2026 untuk Antam, Galeri 24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback.
AHY menyebut 72% penduduk Indonesia diprediksi tinggal di kota pada 2045. Pemerintah menyiapkan kota yang tangguh dan berkelanjutan.
Macklemore mendonasikan US$1 juta pendapatan dari tur Ed Sheeran untuk enam organisasi pendukung Palestina. Robert Kraft merespons dengan komitmen US$2 juta.