100 Dalang Cilik Meriahkan Malioboro, Buktikan Wayang Terus Beregenerasi
Sebanyak 100 dalang cilik mengambil alih 20 titik pertunjukan untuk memainkan wayang dalam event 100 Dalang 1000 Wayang yang digelar sepanjang pedestrian Jalan
Penandatanganan MoU antara MAN 2 Kulonprogo dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dan Lembaga Pendidikan di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Unit 2 MAN 2 Kulonprogo, Jumat (25/8/2023) ist
KULONPROGO—Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Agama RI, Dr. Muhammad Zain, M.Ag menyaksikan penandatanganan MoU antara MAN 2 Kulon Progo dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dan Lembaga Pendidikan.
Terdapat 4 DUDI dan 2 Lembaga Pendidikan yang dilibatkan. Acara yang berlangsung di Aula Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu Unit 2 MAN 2 Kulonprogo juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo, Kasi Guru Kanwil Kemenag DIY, dan Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kulonprogo.
“Ini luar biasa. Saya tidak akan menyampaikan bimbingan dan arahan karena MAN 2 Kulonprogo sudah memenuhi harapan Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah vokasi," ungkap Muhammad Zain dalam sambutannya melalui siaran pers, Jumat (25/8/2023).
"Saya sangat mengapresiasi MAN 2 Kulonprogo dan juga pihak Dunia Usaha dan Dunia Industri, juga lembaga pendidkan yang telah bersedia menjadi pihak yang berkolaborasi dengan MAN 2 Kulon Progo untuk menjadi orang tua asuh dalam pelaksanaan dan pengembangan Madrasah Aliyah plus Ketertampilan,” tambah Zain dalam sambutannya.
Saat mewakili Kepala Kanwil Kemenag Kulonprogo, Kasi Guru Bidang Dikmad, Edy Purwanto, menyatakan bahwa MAN 2 Kulonprogo menjadi salah satu Madrasah Aliyah kebanggaan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta, juga Kantor Wilayah Kemenag DIY.
“MAN 2 Kulonprogo ini adalah madrasah multitalenta dan multiprestasi. Ini membanggakan masyarakat Yogyakarta, khususnya Kantor Wilayah Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta. MAN 2 Kulonprogo selalu mendukung kebijakan-kebijakan Kanwil Kemenag DIY,” ia mengungkapkan rasa bangganya.
Kepala MAN 2 Kulonprogo, Hartiningsih, M.Pd., dalam sambutan mengatakan bahwa madrasahnya memiliki banyak predikat dan mendapat mandat untuk menjadi Madrasah Aliyah plus Keterampilan, Madrasah Program SKS, Madrasah Ramah Anak, Madrasah Adiwiyata Nasional, Madrasah Riset, juga Madrasah Tanggap Nencana.
“Alhamdulillah, banyak prestasi bidang akademik, bidang keterampilan, maupun bidang non akademik," katanya.
Ia berharap Direktur GTK selalu memberikan bimbingan, arahan dan bimbingan, serta menjadi sumber inspirasi kepada MAN 2 Kulonprogo.
"Terima kasih juga kepada Gemmeli Catering, Omah Jamu Menoreh, Inalu ECoprint Slamat, Balkondes Kulon Progo, SMK Budi Mulia 2, dan Universitas Amikom Yogyakarta yang sudah hadir dan sepakat bekerjasama dengan MAN 2 Kulon Progo dalam pengembangan pendidikan dan juga pengabdian kepada masyarakat,” tutur Hartiningsih. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 100 dalang cilik mengambil alih 20 titik pertunjukan untuk memainkan wayang dalam event 100 Dalang 1000 Wayang yang digelar sepanjang pedestrian Jalan
Bareskrim Polri menelusuri dugaan TPPO WNI di Jeju yang viral di Instagram. Polri menyebut belum menerima laporan resmi terkait kasus tersebut.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Retribusi Pantai Glagah segera diuji coba secara digital. Wisatawan bisa membayar dengan QRIS, kartu debit, kartu kredit, dan e-money.