BEDAH BUKU: Orang Tua Diajak Perkuat Pola Asuh Anak
Warga di Padukuhan Sokoliman 1, di Bejiharjo, Karangmojo, diajak lebih serius memperhatikan pola asuh anak sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.
Sultan HB X saat memimpin Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-62 di Halaman Balaikota Jogja, Sabtu (26/8/2023).
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sultan HB X memberikan tanda penghargaan bagi anggota pramuka yang sudah mengabdi dan berkarya di DIY.
Pemberian penghargaan tersebut disampaikan Sultan HB X saat Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-62 di Halaman Balaikota Jogja, Sabtu (26/8/2023).
Apel tersebut diikuti oleh ratusan orang dari pengurus Kwartir Daerah Pramuka DIY, Kwartir Cabang kabupaten/kota, Kwartir Ranting dan anggota Pramuka dari Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega serta Satuan Karya. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan ditampilkan tari kreasi dan pemberian tanda penghargaan.
BACA JUGA: Sultan HB X: Soal Sampah Bukan Wewenang Saya, Tapi Kabupaten/Kota
Sultan yang juga Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) DIY ini memberikan tanda penghargaan kepada 11 orang, 10 darma bakti, dan satu karya bakti. Penghargaan yang diberikan Kamabida berupa lencana itu dimaksudkan untuk memantik semangat anggota dan pengurus pramuka se-DIY agar terus berbakti dan berkarya.
Gubernur DIY itu berpesan agar seluruh anggota pramuka terus mengembangkan dirinya dan profesionalitasnya untuk menjawab tantangan zaman.
“Tema dirgahayu tahun ini adalah Sumber Daya Manusia Yang Profesional dan Proporsional serta Berwawasan Global. Bagi saya, ini bukanlah sekadar kata-kata, tetapi suatu panggilan kebangsaan untuk mengatasi tantangan besar yang menghadang Pramuka dan generasi muda di masa depan,” jelas Sultan.
Sultan menilai pramuka sebagai hal penting, terutama dalam semangat kemerdekaan. “Pramuka adalah penjaga api kemerdekaan yang senantiasa menyala, memandu kita dalam mengaktualisasi semangat kemerdekaan, dan mengarahkan Indonesia menuju kemajuan,” terangnya.
Anggota pramuka, bagi Sultan, adalah penerus semangat pahlawan dalam memerdekakan Indonesia. “Pramuka adalah sekolah untuk menciptakan manusia sejati, kita adalah pewaris dari cita-cita para pahlawan yang membebaskan bangsa, dari belenggu penjajahan. Kini, tugas mulia telah menanti, meneruskan tongkat estafet perjuangan, mengisi kemerdekaan dengan upaya positif, kerja keras, dan inovasi,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga di Padukuhan Sokoliman 1, di Bejiharjo, Karangmojo, diajak lebih serius memperhatikan pola asuh anak sebagai bekal menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.