Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Ilustrasi parkir. /Solopos-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo melakukan terobosan baru terkait digitalisasi retribusi parkir. Saat ini, pembayaran retribusi pengelolaan parkir non tunai dapat menggunakan QRIS.
Kepala Seksi Perparkiran Dishub Kulonprogo, Domingos Soares, mengatakan digitalisasi tersebut baru diterapkan di semua Indomart dan Alfamart di Kulonprogo.
“Semua titik Indomart dan Alfamart sudah kami berikan QRIS. Itu jangka pendeknya. Jangka panjangnya semua kelompok parkir nanti kami berikan,” kata Soares dihubungi, Senin (28/8/2023).
BACA JUGA : Berantas Parkir Liar di Kawasan Jalan Sukonandi, Dishub Bakal Terjunkan Petugas Jaga
Soares menambahkan bahwa tujuan utama digitalisasi tersebut adalah mencegah terjadinya praktik pungutan liar (pungli). Selain itu, keterbatasan personel Dishub di bidang perparkiran yang terbatas membuat upaya monitoring kegiatan perparkiran terbatas.
“Kami di bagian perparkiran jadi hanya mengontrol saja. Nah, nanti uang retribusi langsung masuk BPD. QRIS sudah kami berikan dan mereka yang menyetorkan. Kalau kok belum masuk ke BPD, nanti kami cek di lapangan,” katanya.
Masyarakat akan percaya kepada Dishub ketika pembayaran retribusi perparkiran dilakukan secara non tunai. Hanya saja, digitalisasi tersebut masih perlu disosialisasikan dan diajarkan kepada pihak Indomart dan Alfamart.
“Kesulitannya hanya teknis pembayarannya saja. Lama kelamaan juga akan memahami [pembayaran lewat QRIS,” ucapnya.
Sampai saat ini, Dishub Kulonprogo mencatat ada 87 titik parkir yang berada di pinggir jalan umum. Kelompok-kelompok ini nantinya juga menjadi saasaran digitalisasi. “Mereka sudah kami sosialisasi terkait terobosan baru ini,” lanjutnya.
Kepala Dishub Kulonprogo, Lucius Bowo Pristiyanto, mengatakan terdapat dua pilihan metode pembayaran yang dapat dipilih oleh pengelola parkir yaitu transfer atau QRIS. Digitalisasi tersebut, kata dia menjadi dukungan terhadap upaya Pemkab Kulonprogo untuk melakukan percepatan digitalisasi di berbagai sektor.
BACA JUGA : Taman Parkir ABA Malioboro Bakal Dibongkar, Pemilik Lahan Luas Boleh Buka Parkir
“Kebijakan ini terwujud berkat kerja sama Dinas Perhubungan dengan pemangku kepentingan terkait seperti Bappeda, BKAD, dan Bank BPD DIY Cabang Wates,” kata Bowo.
Digitalisasi tersebut menjadi komitmen Pemkab melalui Dishub untuk meningkatkan layanan, transparansi, dan akuntabilitas di bidang perparkiran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.