Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, mengecek kesiapan perlengkapan untuk pengamanan pemilu, di Polres Bantul, Kamis (31/8/2023). /ist Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul mengecek kesiapan perlengkapan dan kendaraan dinas yang akan digunakan dalam pengamanan pemilu 2024, Kamis (31/8/2023). Pengecekan ini sebagai upaya memastikan kelaikan kendaraan dinas kepolisian.
Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta, memimpin pemeriksaan kendaraan dinas dan perlengkapan kendaraan ini. “Kegiatan pengecekan ini untuk persiapan menghadapi Pemilu 2024,” ujarnya kepada wartawan.
Ada pun jenis kendaraan yang dicek di antaranya kendaraan dinas roda dua, kendaraan roda empat, roda enam, kendaraan taktis (rantis) Tambora, AWC dan mobil pengungurai masa. Kelengkapan bawaan kendaraan juga dicek seperti, lampu rotator, helm, bagasi motor dan lainnya.
BACA JUGA : TNI AD Tetap Netral dalam Pemilu 2024
Tidak terkecuali alat kelengkapan Dalmas juga dicek seperti senjata api laras panjang dan pendek, flash ball beserta amunisi dan juga peralatan komunikasi handy talky dan mobil inventaris lainnya tidak luput dari pemeriksaan.
Dalam kesempatan ini, Kapolres berpesan kepada personelnya agar dapat memelihara kendaraan dinas dengan baik, dan hanya digunakan untuk kepentingan dinas dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. “Rawat dan jaga seakan barang milik sendiri,” kata dia.
Melalui kegiatan pengecekan berkala ini, perencanaan yang telah disiapkan dapat berjalan dengan optimal, sehingga pelaksanaan Pemilu serentak 2024 mendatang berjalan aman dan damai.
Pengecekan ini juga berfungsi memastikan kesiapan perlengkapan dan kendaraan yang bisa sewaktu-waktu digunakan. “Juga untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana sehingga sewaktu-waktu digunakan dalam pengamanan Kamtibmas tidak bermasalah,” tandasnya.
BACA JUGA : Hanung: Jaga Warga Beri Peran ke Masyarakat
Seperti diketahui, pemilu 2024 akan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang. Meski demikian, berbagai kerawanan pemilu yang berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat bisa terjadi sebelum, saat pelaksanaan dan pasca pemungutan suara.
Adapun tahapan kampanye yang menjadi salah satu kerawanan pemilu dimulai pada 28 November nanti. Maka diharapkan personel dan perlengkapannya sudah dipersiapkan jauh hari sebelum itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.