Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kabupaten Bantul mengaku segera mencari sumber air permanen di wilayah yang terdampak kekeringan menyusul musim kemarau yang diprediksi masih berlangsung cukup lama. Keberadaan sumber air permanen di wilayah yang rentan terdampak kekeringan disebut bisa menjadi solusi mengatasi musim kemarau di tahun mendatang.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan, bantuan air bersih yang setiap tahun disalurkan pemerintah daerah tidak bisa diharapkan menjadi satu-satunya solusi dalam mengatasi bencana kekeringan. Oleh sebab itu pihaknya menyebut akan melakukan upaya agar masyarakat di wilayah terdampak kekeringan bisa memiliki sumber air permanen.
"Nanti akan kita upayakan misalnya dengan menyedot air permukaan atau air dari sumber lain seperti sungai dan perairan umum untuk kemudian disalurkan ke wilayah terdampak. Namun upaya itu tentu masih belum cukup, perlu filter yang bagus agar air bisa dimanfaatkan warga," jelasnya Rabu (6/9/2023).
BACA JUGA: Darurat Kekeringan di Bantul Diperpanjang Tiga Bulan
Untuk sementara waktu program penyaluran air bersih dari BPBD dan Dinas Sosial akan diandalkan mengatasi dampak kekeringan. Menurut Halim upaya pengadaan sumur bor pun terlalu berisiko jika ingin dibuat di wilayah terdampak. Sebab jika dilakukan secara berlebihan dikhawatirkan akan merusak potensi air tanah di wilayah setempat.
"Makanya untuk sementara waktu penyaluran bantuan air bersih ini masih kami andalkan sebagai solusi biar warga tetap mendapat pasokan air dan kebutuhan mereka terpenuhi," katanya.
Sebelumnya, Pemkab Bantul telah memperpanjang masa siaga kekeringan di wilayah setempat dari yang sebelumnya 6 Juli hingga 3 September 2023, kini diteruskan sampai dengan 30 November 2023 mendatang. BPBD setempat menyebut bahwa kebijakan ini ditempuh melihat kondisi musim kemarau yang diprediksi masih terus berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Saat ini dunia pendidikan sedang mengalami perubahan besar di era Artificial Intelligence (AI) atau akal imitasi.
Cek jadwal KA Bandara YIA ke Jogja 26 Mei 2026. Perjalanan cepat 40 menit, solusi bebas macet dari bandara ke kota.
Yogyakarta tidak hanya dikenal sebagai kota pelajar dan destinasi wisata favorit, tetapi kini juga menjadi pusat studi banding keselamatan berkendara
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 26 Mei 2026. Simak jam favorit dan tips agar tak kehabisan tiket.
Cek jadwal SIM keliling Jogja 26 Mei 2026 di Condongcatur. Layanan 08.30–13.00 WIB, syarat lengkap perpanjangan SIM.