Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kondisi pikap yang terperosok ke dalam jurang di Jalan Pucung-Muntuk, Kapanewon Dlingo, Jumat (8/9/2023) sore./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Mobil pikap bernomor polisi AD 9904 UM terperosok ke dalam jurang di Jalan Pucung-Muntuk, Kapanewon Dlingo, Jumat (8/9/2023) sore. Akibatnya, empat orang penumpang pikap mengalami luka-luka akibat kejadian itu dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry menjelaskan insiden itu terjadi pada pukul 14.50 WIB. Polisi mendapatkan laporan dari warga soal insiden itu dan sesampainya di lokasi kondisi mobil sudah terperosok ke dalam jurang sejauh beberapa meter dari jalan.
Mobil pikap itu diketahui membawa muatan hasil bumi dan melaju di Jalan Pucung-Muntuk tepatnya di Desa Nglingseng Kalurahan Muntuk. Lantaran tidak kuat menanjak pikap lantas oleng dan terperosok ke jurang di tanjakan Nglingseng dari arah Barat ke Timur.
"Ada empat korban yang mengalami luka-luka yakni HD, 48; PM, 45; YG, 34 yang ketiganya dirawat di RSUD Panembahan Senopati dan satu korban lainnya yakni ST, 45 dibawa ke RS Nur Hidayah," kata Jeffry, Jumat.
BACA JUGA: Kerap Terjadi Kecelakaan, Penempatan Rambu Putar Balik Depan RSUD Sleman Dievaluasi
Dia menjelaskan korban kecelakaan tunggal itu satu orang mengalami patah tulang di kaki dan satu orang lainnya mengalami patah tangan. Sementara dua korban lainnya mengalami lecet di bagian tubuh. "Evakuasi korban dari jurang ke jalan dibantu dengan petugas gabungan degan cara ditandu. Sekarang sudah dirawat," katanya.
Adapun kondisi pikap ringsek cukup parah di sejumlah bagian. Hingga menjelang petang, polisi dan petugas terkait lainnya masih mengupayakan evakuasi pikap tersebut dari bawah jurang.
Belum diketahui pasti penyebab tidak kuatnya pikap di tanjakan, posisi para korban luka dan informasi perjalanan mereka karena semua korban luka masih dirawat. “Semua korban penumpang masih perawatan jadi belum kami minta keterangan,” ujarnya.
Sementara Kepala Seksi Operasional SAR DIY Distrik Bantul Bondan Suprayitno menjelaskan, mobil yang terperosok ke dalam jurang itu sudah berhasil dievakusi petugas. Evakuasi mobil membutuhkan waktu cukup lama lantaran medan jurang yang cukup terjal dan keterbatasan peralatan. "Dengan dibantu sukarelawan dan masyarakat sekitar mobil kami tarik keluar dari jurang menggunakan tali," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.