Advertisement

Operasional Trans Jogja di Sleman Utara Akan Dikurangi

Sunartono
Senin, 11 September 2023 - 21:57 WIB
Sunartono
Operasional Trans Jogja di Sleman Utara Akan Dikurangi Bus Trans Jogja - Harian Jogja - Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan DIY merencanakan pengurangan jam operasional rute Trans Jogja untuk wilayah Sleman utara. Pertimbangannya karena kawasan ini masih sepi penumpang. Kondisi ini berbanding terbalik dengan rute wilayah Sleman DIY seperti di Bantul yang baru dibuka beberapa bulan lalu.

Plt Kepala Dishub DIY Sumaryoto menjelaskan dinas akan melakukan kajian dan evaluasi terhadap rute yang tidak efektif untuk dikurangi operasionalnya. Sebaliknya rute yang permintaannya banyak akan ditambah.

Advertisement

BACA JUGA : Rute, Jalur dan Tarif Bus Trans Jogja, Jangan Salah Pilih

“Bahkan kalau ada rute yang selama ini belum terlayani dan hasil survei ataua kajian itu ada potensi maka akan alihkan dari jalur yang tidak efektif. Prinsipnya kami dinamis sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Senin (11/9/2023).

Salah satunya rute di wilayah Sleman utara yang menjadi sasaran evaluasi yaitu Bandara Adisutjipto-Pakem yang melewati kawasan Ngemplak. Rute ini tergolong sepi terutama pada sore hari. Rute ini dilayani dengan 8 unit bus dengan waktu tunggu penumpang sekitar 25 menit namun sepi penumpang. Oleh karena itu, Dishub DIY merencanakan pengurangan operasional pada 2024 mendatang untuk wilayah Sleman utara tersebut.

“Terutama pengurangan untuk yang operasional jam sore hari, sekarang masih beroperasi tetapi ya sepi,” katanya.

Sedangkan untuk wilayah Sleman Barat juga tidak berkembang signifikan saat ini dilayani hanya tiga unit bus saja. Meski demikian belum ada rencana pengurangan untul wilayah Sleman barat.

“Untuk Sleman saat ini belum ada penambahan, justru arahnya pengurangan yang nanti akan dialihkan ke wilayah selatan DIY [Bantul] yang ada potensinya,” katanya.

Ia menuturkan rute baru Ngabean (Kota Jogja) - Palbapang (Bantul) peminatnya cukup baik. Rata-rata penumpang di atas 2.000 orang setiap harinya. Oleh karena itu Dishub DIY berencana mengembangkan sampai ke wilayah selatan atau kawasan Pantai Parangtritis.

 “Karena permintaan masyarakat berharap ada angkutan sampai ke pantai selatan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Mensos: Data DTSEN Harus Dimulai dari Desa

Mensos: Data DTSEN Harus Dimulai dari Desa

News
| Sabtu, 25 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement