Advertisement
Prakiraan Cuaca DIY Sabtu 25 April 2026: Waspada Indeks Panas Tinggi
Ilustrasi cuaca panas. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan prakiraan cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk Sabtu (25/4/2026). Prakiraan cuaca untuk hari ini seluruh DIY didominasi kondisi berawan.
Adapun suhu udara rata-rata berkisar 22°C hingga 33°C, dengan fluktuasi hangat ata panas di siang hari yang berpotensi menimbulkan indeks panas tinggi.
Advertisement
Masyarakat diimbau waspada perubahan cuaca tiba-tiba, khususnya di Sleman dan Kulonprogo yang kelembapannya mencapai 93-98%. Aktivitas luar ruangan perlu didukung hidrasi cukup untuk hindari gerah akibat kelembapan tinggi.
Berikut rincian prakiraan cuaca lima kabupaten/kota DIY:
Kota Yogyakarta: Diprediksi berawan sepanjang hari dengan suhu udara antara 23–33°C dan tingkat kelembapan berkisar 55–93%.
BACA JUGA
- Sleman: Kondisi cuaca dominan berawan dengan suhu udara 23–32°C dan kelembapan udara mencapai 93%.
- Bantul: Cuaca terpantau berawan dengan suhu udara maksimal mencapai 33°C serta kelembapan tinggi di rentang 56–99%.
- Kulonprogo: Diprakirakan berawan dengan suhu udara berkisar antara 23–32°C dan tingkat kelembapan mencapai 98%.
- Gunungkidul: Kondisi cuaca berawan dan diprediksi menjadi wilayah paling sejuk pada malam hari dengan suhu antara 22–31°C.
BMKG menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh di tengah kelembapan tinggi yang memperparah rasa gerah. Pastikan asupan cairan memadai bagi siapa saja beraktivitas di bawah sinar matahari siang, terutama di wilayah berawan pekat.
Menanggapi suhu udara yang mencapai 33°C dengan tingkat kelembapan tinggi, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga hidrasi dengan rutin mengonsumsi air putih tanpa menunggu haus.
Pastikan menggunakan pelindung diri seperti tabir surya, topi, atau payung, serta mengenakan pakaian berbahan ringan yang menyerap keringat saat beraktivitas di luar ruangan.
Mengingat cuaca yang cukup terik dan pengap, masyarakat diimbau untuk mengurangi kegiatan fisik berat di bawah sinar matahari langsung, terutama pada siang hari. Hal itu disarankan guna mencegah risiko dehidrasi maupun kelelahan akibat panas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- AHY Dorong Mrican Jadi Model Nasional Penataan Kawasan Kumuh
- Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
- AHY Tinjau Mrican, Penataan Kawasan Kumuh Tekan Risiko Banjir
- Ratusan Ribu Keluarga di Gunungkidul Terima Bansos Beras dan Minyak
- Jadwal SIM Keliling di Kota Jogja Jumat 24 April 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement








