Tol Jogja-Solo Ruas Trihanggo Ditargetkan Fungsional Saat Libur Nataru
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
Gelandang jangkar Laskar Sembada, Wahyudi Hamisi saat menjalani latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Rabu (13/9/2023)./Istimewa-PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah menjalani serangkaian latihan fisik beberapa hari, para penggawa PSS Sleman kembali melakukan latihan taktikal. Latihan ini menjadi salah bentuk persiapan PSS untuk menghadapi Borneo FC Samarinda pada pekan ke-12 BRI Liga 1-2023/24 nanti.
Gelandang jangkar Laskar Sembada, Wahyudi Hamisi mengungkapkan porsi latihan fisik telah diterima pemain selama beberapa hari. Kini porsi latihan bergeser ke materi taktikal jelang laga menghadapi Borneo FC Samarinda.
"Materi latihan setelah libur, lebih banyak porsi latihan fisik dalam beberapa hari ke belakang. Kemudian untuk latihan hari ini kami masuk materi taktikal sebagai persiapan menghadapi Borneo FC Samarinda," Hamisi usai merampungkan latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Rabu (13/9/2023).
Menghadapi Borneo akhir pekan nanti, laga ini bakal menjadi hal baru bagi Hamisi. Pasalnya, klub berjuluk Pesut Etam ini sudah lama identik dengan dirinya.
BACA JUGA: Hokky Caraka di Timnas -23, Pelatih PSS Sleman: Sangat Menjanjikan
Namun bicara target hasil pertandingan menghadapi Pesut Etam, Hamisi menginginkan Laskar Sembada mampu mengambil poin dari Borneo FC Samarinda.
"Mengenai target masih sama seperti melawan tim-tim yang lain, yakni mengambil poin di laga tandang. Pra musim kemarin memang saya sudah menghadapi mereka. Namun karena ini kompetisi, kami harus meraih poin di sana," ungkapnya.
Pria kelahiran 28 Juli 1997 itu memberikan gambaran terhadap mantan klub yang pernah ia bela. Borneo kata Hamisi adalah tim kuat, kompak dan akan menjadi lawan tangguh bagi PSS untuk mengambil poin di Stadion Segiri, Samarinda.
"Apapun itu, kami tetap harus berjuang sekuat tenaga untuk membawa pulang poin dari mereka. Target harus kita upayakan dan perjuangkan," tegasnya.
Menurut Wahyudi, penyerang Borneo FC, Stefano Lilipaly layak diwaspadai dalam laga nanti. Lilipaly dinilai Wahyudi punya tendangan akurat dan kemampuan menggiring bola yang bagus.
"Pemain dari Borneo FC yang menurut saya layak menjadi perhatian khusus untuk sekarang ini adalah Stefano Lilipaly. Ia memiliki kemampuan tendangan yang akurat, dribble bola bagus dan satu lagi, feeling golnya sangat bagus. Dia harus diwaspadai," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman mencapai 90% dan ditargetkan fungsional saat libur Nataru 2026/2027.
Bernardo Tavares menyoroti kondisi pemain Persebaya jelang menghadapi PSIM pada pekan kedua BRI Super League, Minggu (13/9).
Komdigi menerbitkan SE No. 4/2026 yang melindungi sisa kuota internet pelanggan dan melarang operator mengenakan biaya tambahan.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Rupiah diprediksi menguat ke Rp17.480 per dolar AS hari ini. Rupiah sebelumnya ditutup naik 121 poin ke level Rp17.511.