Advertisement
Warga Difabel Ikut Uji SIM Ramai-Ramai di Satlantas Jogja

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 28 difabel difasilitasi Satlantas Jogja untuk mengikuti ujian SIM pada Jumat (15/9/2023) lalu. Fasilitasi ini dimaksudkan untuk memberikan kesetaraan akses bagi kelompok retan untuk memperoleh SIM.
Kepala Satlantas Jogja AKP Maryanto menjelaskan 28 orang tersebut dari beragam difabel. “Ada yang tuna daksa, tuna rungu, tuna wicara hingga lainnya, semuanya difasilitasi sesuai kebutuhan masing-masing,” katanya, Sabtu (16/9/2023).
Advertisement
Maryanto menyebut meskipun melakukan fasilitasi bagi 28 difabel ini, Satlantas Jogja tetap mengikuti peraturan ujian SIM pada umumnya. “Seperti syarat tes kesehatan dan psikologi itu ada, mereka melakukan tesnya di RS Bhayangkara juga,” jelasnya.
Pengujian SIM juga dilakukan berdasarkan ketentuan yang ada, lanjut Maryanto, dimana diwali ujian teori lalu praktik. “Penyesuaiannya kami lakukan dengan penggolongan SIM yang diujikan, ada yang SIM D dan D1, SIM C juga ada. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhannya,” katanya.
BACA JUGA: Mengintip 5 Kota di Prancis yang Jadi Incaran Wisatawan
SIM D dan D1, jelas Maryanto, untuk pengemudi yang menggunakan tambahan kereta di kendaraannya. “Kereta ini untuk menjaga keseimbangan kendaraan yang biasanya digunakan para difabel, modifikasi kendaraan ini untuk tujuan khusus yang SIM-nya D dan D1,” katanya.
Maryanto menyebut para difabel sangat antusias mengikuti ujian SIM tersebut. “Mereka ada yang membuat baru pertama kali, ada juga yang menghidupkan SIM yang sudah mati, semuanya kami fasilitasi,” ujarnya.
Fasilitas difabel dalam ujian SIM, sambung Maryanto, bagian dari komitmennya memberikan pelayanan yang setara. “Kami juga sangat mengapresiasi para difabel ini yang sudah bersedia mengikuti ujian SIM, ini bagian dari kepatuhan mereka. Kami harap masyarakat luas juga turut memenuhi peraturan lalu lintas yang ada,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
- Mau ke Malioboro? Parkir di Gor Amongraga, Ada Shuttle Bus Siap Mengantar
Advertisement
Advertisement