DPRD Gunungkidul Minta Bantuan Air Bersih Lebih Merata
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Operasi pasar beras murah digelar di Kalurahan Baleharjo, Wonosari. Foto diambil pada 13 September 2023 lalu./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul terus berupaya menggelar operasi pasar beras murah di sejumlah titik. Meski begitu, harga jual beras di Bumi Handayani hingga kini nyatanya masih mahal, yakni di kisaran Rp13.000-14.000 per kilogram.
Kepala Seksi Distribusi Disdag Gunungkidul, Retno Utami mengatakan pemantauan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran terus dilakukan. Hasil pemantauan terbaru yang dilaksanakan Senin (18/9/2023), untuk komoditas beras masih terpantau mahal.
Sesuai dengan Peraturan Badan Pangan Nasional No.67/2023 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) beras ditetapkan sebesar Rp10.900 per kilogram. Kendati demikian, lanjut dia, harga di pasar tradisonal masih di kisaran Rp13.000-14.000 per kilogram. “Harga jual di pasaran masih jauh di atas HET yang ditetapkan Badan Pangan Nasional,” kata Retno, Senin siang.
BACA JUGA: Harga Sembako di Asia Tertinggi sejak 2008, Beras Jadi Biang Keladi
Dia menjelaskan, untuk menyetabilkan harga beras sudah ada upaya menggelar operasi pasar di sejumlah titik. Kegiatan ini dilakukan dengan mengeandeng Bulog sebagai penyalur beras ke masyarakat. “Untuk harga sesuai dengan HET Rp10.900 per kilo dan setiap warga dibatasi pembeliannya sebanyak lima kilogram,” katanya.
Meski demikian, sambung Retno, upaya operasi pasar belum berdampak signifikan terhadap penurunan harga beras di pasar tradisional di Gunungkidul. “Hasil pemantauan di pasar, memang harga beras masih tinggi,” katanya.
Senada, Kepala Bidang Perdagangan Disdag Gunungkidul, Asar Jajang Riyanti mengaku terus berupaya menyetabilkan harga beras dengan melaksanakan operasi pasar. “Memang belum terlihat hasilnya, tetapi terus ada upaya menyetabilkan harga di pasaran,” kata Asar.
Dia mengungkapkan, operasi pasar sudah digelar di empat titik berbeda. Selanjutnya pada 20 September 2023 akan berlangsung di Kalurahan Piyaman, Wonosari. “Kami terus berkoordinasi dengan Bulog agar memperluas jangkauan operasi pasar sehingga bisa menyasar ke seluruh kapanewon di Gunungkidul. Tapi, untuk pelaksanaannya tetap masih menunggu persetujuan dari Bulog,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.