Advertisement
Ratusan Warga Margodadi Seyegan Alami Krisis Air Bersih
Ilustrasi. - JIBI/Sunaryo Haryo Bayu
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan warga dari 90 KK di Kurahan 3, Margodadi, Seyegan, Sleman mengalami krisis air bersih dalam beberapa hari terakhir.
Mereka mengalami krisis air bersih setelah pompa yang dipergunakan untuk mengaliri air sumur ke bak penampungan air rusak.
Advertisement
"Empat pompa yang ada itu rusak. Padahal, selama ini, warga mengandalkan keberadaan air bersih dari bak penampungan air untuk kebutuhan air sehari-hari," kata Lurah Margodadi Djalmo, Jumat (29/9/2023).
BACA JUGA: PWA DIY Bergerak Membantu Masalah Air Bersih di Beberapa Wilayah DIY
Akibat rusaknya pompa, kata Djalmo, air bersih yang selama ini disuplay dari PAM swadaya masyarakat tidak bisa mengalir ke penampungan air. Padahal, ada ratusan warga di Kurahan 3, yang setiap hari mengandalkan air bersih dari penampungan air tersebut.
"Kondisinya sekarang warga kesulitan air bersih. Karena belum tertangani, warga saat ini memilih mengambil air dari dusun sebelah," lanjutnya.
Pihak kalurahan, terang Djalmo pun telah berupaya untuk menangani masalah krisis air bersih di Kurahan 3. Pemerintah Kalurahan Margodadi telah mengirimkan surat ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman untuk meminjamkan pompa, dengan harapan mampu mengatasi persoalan krisis air bersih di tempat tersebut.
"Kami berharap ada bantuan pompa. Satu saja sebenarnya cukup, asal dayanya besar untuk mengalirkan air ke bak penampungan warga," harapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Bambang Kuntoro mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait krisis air bersih di Margodadi. Pihak BPBD Sleman saat ini mulai bergerak untuk menangani masalah itu.
"Kami sedang mengusulkan anggaran untuk bantuan pompa di tempat tersebut," jelasnya.
BACA JUGA: Jadi Asa saat Kekeringan, Sumur Baru Dioperasikan PDAM Gunungkidul
Persoalan pompa rusak sejatinya bukan kali pertama dihadapi warga Sleman. Sebelumnya, BPBD Sleman telah mengirimkan bantuan pompa air ke Dusun Sejati, Sumberarum, Moyudan.
Disana warga mengalami kesulitan air bersih karena muka air Sungai Progo di wilayah itu menurun sehingga mengakibatkan sumur milik warga mengering. Sedangkan pompa air yang ada mengalami kerusakan.
"Di sana, kami bantu dengan bantuan pompa air untuk mengisi sumur-sumur dan bak penampungan air warga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Pengunjung Taman Pintar Jogja Naik 20 Persen saat Libur Lebaran
- Penumpang Bus Palbapang Bantul Turun, Arus Balik Lesu
- Gelangprojo Diperkuat, Kulonprogo-Purworejo Bidik KEK
- Omzet Pedagang Fasyen di Beringharjo Turun 50 Persen Saat Lebaran 2026
- Kunjungan Wisata Bantul Fluktuatif saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement







