Advertisement
Realisasi Investasi di Bantul Sampai Triwulan III Capai Rp320 Miliar
Ilustrasi investasi (Freepik)
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL–Memasuki triwulan keempat Tahun 2023, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bantul optimis target capaian investasi tahun 2023 dapat tercapai.
“Kita sudah mencapai lebih dari 80 persen. Sehingga masih tersisa triwulan keempat, harapan kita bisa teraih, harapan kita akan masuk sekitar Rp70 miliar,” kata Kepala DPMPTSP Kabupaten Bantul, Annihayah melalui telepon, Jumat (6/10/2023).
Advertisement
Dia menyampaikan capaian investasi tahun 2023 telah mencapai sekitar Rp320 miliar atau 81,05 persen dari target Rp394,8 miliar. Jumlah tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sekitar Rp51 miliar, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sekitar Rp268 miliar. Sisa target realisasi menurutnya masih sekitar 18,98 persen atau sekitar Rp.74 miliar.
Investasi tersebut tersebar dalam berbagai sektor antara lain sektor pariwisata, perdagangan dan reparasi, industri tekstil, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, industri makanan, transportasi, gudang dan komunikasi.
Dari beberapa investasi yang telah dicapai Kabupaten Bantul, menurut dia sebagian besar didominasi oleh investasi di sektor ekonomi kreatif. Menurut dia sektor ekonomi kreatif banyak dilirik karena DIY sebagai daerah tujuan wisata.
“Kita menyokong DIY sebagai destinasi wisata. Ekonomi kreatif ini erat kaitannya dengan destinasi wisata,” katanya.
BACA JUGA: DPMPTSP Bantul Yakin Capaian Realisasi Investasi Lebihi Target
Untuk mendukung sektor pariwisata, menurut dia sektor ekonomi kreatif sangat berperan penting. Diketahui Kabupaten Bantul memiliki beberapa sentra kerajinan antara lain sentra kerajinan gerabah kasongan, sentra kerajinan kulit manding dan beberapa sentra kerajinan yang ada. Dengan berbagai sentra kerajinan tersebut, Kabupaten Bantul memiliki potensi ekonomi kreatif yang beragam.
Dikutip dari DPMPTSP, Kabupaten Bantul memiliki beragam industri seperti industri kerajinan di mana sebanyak 70% produk kerajinan di DIY berasal dari Kabupaten Bantul antara lain keramik, kerajinan kulit, aksesoris keris, batik, kerajinan bambu, kayu batik, dan lain-lain.
Dengan potensi ekonomi kreatif tersebut, dalam Surat Keputusan Gubernur DIY No.193/2017, ada beberapa kawasan di Kabupaten Bantul yang ditetapkan sebagai Destinasi Wisata Prioritas DIY, antara lain Kawasan Parangtritis-Depok-Kuwaru dan sekitarnya; serta Kawasan Kasongan-Tembi-Wukirsari dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







