Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Ilustrasi pemilahan sampah./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Dengan memilah sampah anorganik, sampah tidak sekadar dipindah dari satu tempat ke tempat lain seperti TPA tetapi juga bisa diolah kembali. Bahkan sampah tersebut bisa memiliki nilai ekonomis yang mampu menambah pendapatan masyarakat.
Lalu, bagaimana cara cara efektif memilah sampah anorganik? Dilansir dari berbagai sumber, berikut tipsnya:
Secara sederhana, sampah organik adalah sampah yang bisa terurai di alam. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai.
Pisahkan mana sampah yang bisa terurai di alam dan mana yang tidak. Untuk sampah yang tidak bisa terurai, Anda harus mengumpulkannya, tidak membuangnya secara langsung ke penampungan sampah.
Setelah mendapatkan sekumpulan sampah anorganik, pilah-pilah sampah itu berdasarkan jenisnya. Seperti misalnya plastik (kantong kresek, kemasan plastik, dan sebagainya), kertas, kemasan tetra pack, elektronik, kaleng, dan beling.
Hal ini akan memudahkan pengepul atau bank sampah yang menerima sampah anorganik milik Anda.
BACA JUGA: Pengurangan dan Pemilahan Sampah Harus Terus Didorong
Sementara untuk sampah organik, Anda pun bisa tidak membuangnya secara langsung ke bak penampungan sampah. Anda bisa memanfaatkannya dengan mengubahnya menjadi kompos melalui teknik composting.
Setelah sampah anorganik terpilah-pilah, serahkan kepada instansi atau lembaga resmi yang memang memilki kapabilitas dan kompetensi dalam memperlakukan serta mengolah sampah anorganik. Misalnya, bank sampah.
Jika tidak menyerahkannya kepada instansi atau lembaga pengelola sampah, Anda bisa mendaur ulang kembali sampah anorganik menjadi lebih memiliki nilai ekonomis. Misal, plastik kekas kemasan sabun cuci atau makanan ringan bisa digunakan sebagai pengganti polybag untuk menanam tanaman. Atau kaleng bekas susu bisa dijadikan tempat sendok maupun pot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknik stutter step jadi tren di Piala Dunia 2026. Mbappe sukses, Messi & Kane sempat gagal, Neymar pensiun usai eksekusi. Ini kisah di balik penalti.
Hasil FP1 MotoGP Jerman 2026: Raul Fernandez tercepat, kalahkan Marquez 0,051 detik. Bagnaia posisi 19. Persaingan sengit di Sachsenring.
Rekomendasi HP terbaik untuk usia 40 tahun ke atas: Samsung Galaxy A56, Redmi Note 15 Pro, iPhone 16e, vivo V60, Oppo Reno15, A36, dan realme C85. Layar besar,
Presiden Prabowo mengungkap 240 BUMN telah ditutup dan menargetkan 800 perusahaan ditertibkan hingga akhir 2026. Langkah ini disebut menghemat hampir Rp70 trili
Stadion Sultan Agung Bantul mulai direnovasi untuk menyambut Super League dan Championship musim 2026/2027. PSIM Jogja dan Persiku Kudus akan menggunakan SSA.