Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pengunjung menerbangkan lampion dalam Festival Lampion di Gumuk Pasir Parangtritis, Sabtu (7/10/2023) malam./ist Humas Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 35.377 wisatawan mengunjungi beberapa objek wisata di Bantul selama akhir pekan Jumat-Minggu (6-8/10/2023). Hari Sabtu (7/10/2023) menjadi yang terbanyak lantaran ada Festival lampion di Gumuk Pasir Parangtritis.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Aji, menjelaskan pada Sabtu (7/10/2023) tercatat sebanyak 12.733 wisatawan, naik 41% dibanding akhir pekan sebelumnya sebanyak 8.924. “Efek dari Festival Lampion,” ujarnya, Senin (9/10/2023).
Adapun total kunjungan wisata selama Jumat-Minggu (6-8/10/2023) sebanyak 35.377 wisatawan dengan kontribusi ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul sebesar Rp340 juta. “Naik 0,3 persen dibanding akhir pekan yang lalu,” katanya.
Meski demikian, di data kunjungan mingguan justru turun. Pada Senin-Minggu (2-8/10/2023) tercatat sebanyak 48.655 wisatawan dengan kontribusi PAD Rp469 juta, turun 22% dari pekan sebelumnya. “Penurunan terjadi karena kemarin ada libur Maulid Nabi,” katanya.
BACA JUGA: Jangan Semua Langsung Dibuang ke TPST, Berikut Cara Memilah Sampah Organik Anorganik
Festival Lampion yang mengusung tema Lanterne Festival de Paris sukses digelar dengan menyedot animo masyarakat baik dari Bantul maupun luar daerah. Sekitar 700 lampion diterbangkan oleh para pengunjung dalam kegiatan yang dimeriahkan oleh Jikustik sebagai bintang tamu utama.
Ajang Promosi
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menuturkan Festival Lampion ini merupakan kegiatan budaya dan wisata kreatif sebagai ajang promosi untuk lebih memperkenalkan Kawasan Wisata Pantai Parangtritis yang menjadi salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bantul.
Penerbangan lampion ini telah mendapatkan izin dari pihak Pengatur Lalu Lintas Udara (PLLU) dan dilakukan pukul 22.30 WIB, setelah tidak ada aktivitas penerbangan. “Sehingga kegiatan ini tidak mengganggu atau membahayakan penerbangan,” ungkapnya.
Pariwisata merupakan salah satu sektor prioritas dalam pembangunan Pemkab Bantul. Dengan banyaknya agenda kegiatan yang digelar di Gumuk Pasir Parangtritis sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, harapannya akan semakin terkenal hingga ke taraf internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.