Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Kasus pembunuhan - ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polisi pelaku tindak pidana pembunuhan warga Girisubo, Gunungkidul, Aldi Apriyanto, Briptu M Kharisma, 28, divonis penjara tiga tahun empat bulan. Selain itu, terdakwa diminta membayar restitusi sebesar Rp157,6 juta.
Sidang vonis yang berlangsung di Pengadilan Wonosari, Gunungkidul, Kamis (12/10/2023) dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Anisa Novianti, dengan Hakim Anggota 1 Iman Santoso, Hakim Anggota 2 I Gede Adi Muliawan. Dalam keputusannya, majelis hakim menyatakan Kharisma terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Akibat kesalahan atau kealpaannya menyebabkan orang lain meninggal dunia.
“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan penjara selama tiga tahun empat bulan,” kata kata Anisa saat membacakan vonis, Kamis.
Menurut dia, vonis tidak hanya penjara, namun terdakwa juga membayar restitusi kepada korban, keluarga korban Aldi Aprianto sejumlah Rp157,6 juta. Kharisma diberikan waktu selama 30 hari untuk membayar restitusi, setelah ada putusan hukum tetap.
“Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak membayar, maka dapat dilakukan penyitaan terhadap harta kekayaan milik terdakwa,” katanya.
BACA JUGA: Liga 2, Dua Pemain PSIM Pulih dari Cedera, Siap Turun Main
Hasil dari penyitaan selanjutnya dilakukan pelelangan dan hasilnya akan diserahkan kepada keluarga korban sebagai restitusi. “Apabila hasil pelelangan ada sisa akan dikembalikan kepada terdakwa,” ujarnya.
Barang bukti kemeja milik korban dikembalikan kepada korban. Adapun satu buah selongsong kaliber 5,5 mm dimusnahkan. Sedangkan, senjata SS1 V1 dan magazine senjata laras panjang, 18 peluru kaliber 5,5 mm yang dipergunakan dalam penembakan dikembalikan ke Polsek Girisubo.
Hakim anggota dua, I Gede Adi Muliawan mengatakan ada hal yang memberatkan dilakukan oleh terdakwa, yakni perbuatannya membuat keresahan dalam masyarakat. Sebagai anggota Polri yang bertugas untuk pengamanan, justru lalai membawa senjata yang bukan kewenangannya hingga menyebabkan orang lain meninggal dunia.
“Untuk yang meringankan, terdakwa bersifat kooperatif dalam persidangan dan terdakwa belum pernah menjalani hukuman,” katanya.
Atas putusan ini, baik terdakwa Kharisma dan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gunungkidul Widha Sinulingga menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding.
Peristiwa penembakan Aldi terjadi pada 14 Mei 2023. Saat itu ada kegiatan bersih telaga di Dusun Wuni, Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul dengan menyelenggarakan pentas musik. Nahasnya, acara dangdutan berlangsung ricuh hingga akhirnya terjadi penembakan pada saat korban duduk di atas panggung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.