Anggaran Belanja Infrastruktur Kulonprogo Naik Drastis, Ini Sasarannya
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan (kiri), secara simbolis memakaikan jaket kepada atlet POPDA DIY 2026 asal Kulonprogo sebagai tanda pelepasan kontingen untuk bertanding pada ajang antar pelajar tersebut di GOR Cangkring, Wates, Jumat (27/3/2026). - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kontingen Kulonprogo siap berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) DIY 2026 dengan kekuatan ratusan atlet, meski ada dua cabang olahraga yang tidak diikuti karena keterbatasan sumber daya.
Sebanyak 340 atlet resmi dilepas untuk bertanding dalam POPDA DIY yang digelar pada 1–5 April 2026. Mereka akan berlaga di 31 cabang olahraga dari total 33 cabor yang dipertandingkan.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Nur Wahyudi, menyebut dua cabor yang tidak diikuti adalah gulat dan sepatu roda.
“Cabor gulat dan sepatu roda tidak diikuti Kulonprogo pada POPDA DIY 2026 karena keterbatasan atlet,” ujarnya di Kulonprogo, Jumat (27/3/2026).
Meski tidak tampil di semua cabor, target prestasi tetap dinaikkan. Kulonprogo membidik peningkatan perolehan medali emas dibandingkan tahun sebelumnya.
“Target kami naik menjadi 30 perolehan medali emas agar bisa naik peringkat dibanding tahun kemarin,” tegasnya.
Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi andalan untuk meraih emas, seperti anggar, woodball, kempo, dan pencak silat. Secara keseluruhan, kontingen Kulonprogo yang diberangkatkan mencapai 411 orang. Rinciannya terdiri dari 340 atlet, 61 pelatih, dan 10 official.
Pelepasan kontingen dilakukan di Gelanggang Olahraga Cangkring, di Wates, Kulonprogo, pada Jumat (27/3/2026). Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga terus diperkuat melalui penyediaan sarana dan prasarana.
Menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi kunci untuk mencetak atlet berprestasi di masa depan. Ia juga mengingatkan para atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. “Kemenangan memang penting, tetapi bertanding dengan jujur dan ksatria jauh lebih utama,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.