Pajak MBLB Kulonprogo Baru Rp1,16 Miliar, DPRD Minta Aktivitas Tambang Dievaluasi
DPRD Kulonprogo meminta kontribusi tambang dievaluasi. Realisasi pajak MBLB 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar.
-Ilustrasi bioskop/magnific.com
Harianjogja.com, KULONPROGO—Peluang hadirnya bioskop di Kapanewon Wates semakin terbuka setelah investor mulai menjalankan proses investasi untuk menghidupkan kembali eks Bioskop Mandala. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, warga Kulonprogo tak lagi harus pergi ke Kota Jogja atau Kabupaten Sleman untuk menikmati film di layar lebar.
Proses investasi saat ini masih berada pada tahap awal. Meski demikian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kulonprogo menilai proyek tersebut berpotensi memberikan dampak ekonomi melalui peningkatan aktivitas usaha, pajak, dan retribusi di kawasan pusat Kota Wates.
Rencana pengembangan bioskop tersebut memanfaatkan bangunan eks Bioskop Mandala yang berada di jantung di Kapanewon Wates. Lokasi itu sebelumnya pernah menjadi tempat hiburan masyarakat Kulonprogo, namun telah lama berhenti beroperasi.
Kepala Bidang Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulonprogo, Margareta Ettik Dwi, menjelaskan lahan eks Bioskop Mandala merupakan aset milik Kadipaten Pakualaman. Sementara bangunan yang berdiri di atasnya sebelumnya merupakan milik Pemerintah Kabupaten Kulonprogo dengan usia sekitar 50 tahun sebelum akhirnya dihibahkan kepada Puro Pakualaman.
"Investor penjajakannya dengan Pakualaman. Kehadiran aktifnya kembali nanti akan ada multiplier efeknya seperti pajak dan retribusi kan ada," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026).
Secara terpisah, Kepala DPMPTSP Kulonprogo, Sarji, mengatakan pemegang palilah dari Pakualaman atas aset tersebut adalah PT Satu Nadi Persada. Adapun perusahaan yang saat ini mengurus perizinan investasi adalah PT Bintang Sinema Kulonprogo.
Apabila proyek terealisasi, operasional bioskop direncanakan dikelola oleh New Star Cineplex. Saat ini proses investasi terus berjalan, termasuk penyelesaian dokumen perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).
"Targetnya dari perusahaan akhir tahun sudah operasional tetapi realisasinya menunggu karena tahapan proses yang harus dilalui. Mengenai nilai investasi, sejauh ini belum ada informasi lanjutan dari pelaku usaha," katanya.
Sarji optimistis kehadiran bioskop di pusat Kota Wates akan menjadi salah satu penggerak ekonomi baru. Selain menghadirkan pilihan hiburan bagi masyarakat, investasi tersebut diperkirakan mampu mendorong pertumbuhan aktivitas usaha di kawasan sekitar.
Menurutnya, investor juga telah menjalankan sejumlah tahapan awal sebelum proyek direalisasikan. Sosialisasi kepada masyarakat di Kelurahan Wates telah dilakukan, begitu pula audiensi dengan Bupati Kulonprogo sebagai bagian dari proses investasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo meminta kontribusi tambang dievaluasi. Realisasi pajak MBLB 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar.
Uni Eropa dan China menyepakati aturan perdagangan untuk mengendalikan ekspor mobil listrik, mempermudah ekspor tanah jarang, dan menekan defisit dagang.
Harga minyak Brent turun ke US$106,04 per barel seiring prospek pasokan diesel Rusia, di tengah kontroversi impor bahan bakar di AS.
Lebih dari 200 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara di tambang emas Sudan dekat perbatasan Mesir. Pemerintah memerintahkan penyelidikan.
Tiga rudal Houthi dilaporkan mengarah ke Riyadh dan Khamis Mushait. Arab Saudi menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat.
KPK mengirim surat panggilan ulang kepada Nusron Wahid sebagai saksi dugaan korupsi di ATR/BPN, terkait suap pengurusan sertifikat tanah di Bogor.