Siswa Mundur dari Sekolah Rakyat, DPRD Kulonprogo Dorong Pendampingan
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi Sekolah Rakyat setelah sejumlah siswa mundur. Pendampingan psikolog dinilai penting untuk mendukung adaptasi anak.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Nagung–Brosot, tepatnya di barat Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan, Kalurahan Gotakan, Kulonprogo, Senin (6/7/2026) malam. Insiden yang melibatkan minibus dan sepeda motor tersebut mengakibatkan seorang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Korban diketahui berinisial N (54), warga Panjatan, yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi AB 2263 BL. Korban meninggal dunia setelah terpental akibat benturan keras hingga masuk ke sungai di sekitar lokasi.
Kecelakaan tersebut melibatkan minibus Daihatsu Sigra bernomor polisi AB 1903 CP yang dikemudikan MZB (59), warga Wates, Kulonprogo.
Kepala Seksi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, menjelaskan kecelakaan bermula saat minibus melaju dari arah timur (Brosot) menuju barat (Nagung). Saat tiba di lokasi yang merupakan tikungan ke kiri, kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.
“Sesampainya di lokasi kejadian yang berupa tikungan, minibus bertabrakan dengan sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan,” ujar Sarjoko, Selasa (7/7/2026).
Benturan keras membuat kedua kendaraan kehilangan kendali dan terseret hingga keluar dari badan jalan. Minibus dan sepeda motor kemudian terguling ke sisi utara jalan.
Kondisi semakin tragis ketika korban pengendara sepeda motor terpental dari kendaraannya dan masuk ke sungai di sekitar lokasi kejadian.
“Akibat benturan tersebut, pengendara motor terpental hingga masuk ke sungai,” jelasnya.
Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara itu, pengemudi minibus mengalami luka lecet pada tangan dan kaki serta cedera di bagian kepala. Setelah kejadian, pengemudi langsung dievakuasi ke RSUD Wates untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak kepolisian dari Polres Kulonprogo telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan seperti tikungan dan jalan minim penerangan pada malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo meminta evaluasi Sekolah Rakyat setelah sejumlah siswa mundur. Pendampingan psikolog dinilai penting untuk mendukung adaptasi anak.
Lebih dari 200 karya custom otomotif meramaikan Indonesian Custom Show (ICS) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Jumat-Minggu (21-23/8/2026).
BI mencatat defisit transaksi berjalan RI US$12,5 miliar pada kuartal II/2026, menjadi yang terburuk dalam publikasi historis BI.
Disdikpora Kulonprogo menyambut rencana PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu dengan biaya APBN untuk meringankan beban daerah dan meningkatkan kesejahteraan gur
DPRD Kota Jogja mendorong potensi kampung, UMKM, wisata, seni, dan ekonomi kreatif untuk memperkuat ekonomi serta kesejahteraan warga.
Saat memutuskan untuk membatalkan pengajuan pinjaman, penting untuk memahami prosedur yang berlaku dan menggunakan kontak layanan resmi