Kasus Daycare Little Aresha Meluas, Tersangka Bertambah Jadi 27 Orang
Polresta Jogja menetapkan 14 tersangka baru dalam kasus Daycare Little Aresha. Total tersangka kini mencapai 27 orang dengan 103 anak tercatat sebagai korban.
Kejadian kebakaran rumah semi permanen milik warga di kawasan Ledok Tukangan, Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, beberapa waktu lalu. Ist/ Damkarmat Kota Jogja
Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jogja mencatat sebanyak 33 kejadian kebakaran terjadi sepanjang Januari hingga Juni 2026. Kasus tersebut didominasi kebakaran di kawasan permukiman padat, dengan penyebab utama berasal dari arus listrik.
Kepala Damkarmat Kota Jogja, Taokhid, menjelaskan puluhan kejadian itu tersebar di seluruh wilayah Kota Jogja dengan tren fluktuatif setiap bulan. Pada Januari tercatat enam kejadian, Februari satu kejadian, Maret tujuh kejadian, April tujuh kejadian, Mei tiga kejadian, dan Juni menjadi bulan dengan jumlah tertinggi yakni sembilan kejadian.
“Sebanyak 33 kejadian ini mayoritas masih terjadi di permukiman padat,” kata Taokhid, Senin (6/7/2026).
Dari sisi penyebab, faktor kelistrikan masih menjadi pemicu utama. Tercatat 20 kejadian kebakaran disebabkan arus bertegangan listrik atau korsleting. Selain itu, lima kejadian dipicu kebocoran gas, empat kejadian masih dalam proses penyelidikan atau disebabkan faktor lain, tiga kejadian akibat pembakaran sampah, serta satu kejadian dipicu penggunaan tungku tradisional.
Salah satu kebakaran yang terjadi pada Juni menimpa rumah semi permanen milik warga di kawasan Ledok Tukangan, Kelurahan Tegalpanggung, Kemantren Danurejan, pada Senin (22/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga bermula saat pemilik rumah memasak mi menggunakan tungku kayu, kemudian meninggalkan api yang masih menyala saat pergi mengambil pasir di sungai.
Api dengan cepat membesar karena material bangunan didominasi kayu. Rumah berukuran sekitar 3 x 4 meter itu pun hangus terbakar. Warga sekitar sempat bergotong royong memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain, sementara petugas Damkarmat melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material cukup besar karena bangunan rumah terbakar hampir seluruhnya.
Sebagai perbandingan, pada periode Januari hingga Juli 2025, Damkarmat Kota Jogja mencatat 36 kejadian kebakaran. Saat itu, penyebab dominan juga berasal dari korsleting listrik, menunjukkan bahwa faktor kelistrikan masih menjadi ancaman utama kebakaran dari tahun ke tahun.
Damkarmat Kota Jogja mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam penggunaan instalasi listrik dan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diminta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Jika terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya, masyarakat dapat segera melapor melalui Call Center Damkarmat Kota Jogja di nomor (0274) 587101 atau layanan WhatsApp di 08112828113.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja menetapkan 14 tersangka baru dalam kasus Daycare Little Aresha. Total tersangka kini mencapai 27 orang dengan 103 anak tercatat sebagai korban.
Ceri ternyata aman untuk diabetes karena indeks glikemik rendah. Simak manfaat dan porsi idealnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bumi Handayani melalui program alam lestari.
Studi terbaru ungkap kucing lebih sehat jika punya akses luar rumah, terutama saat hidup bersama banyak kucing.
Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2C Sleman-Gamping sepanjang 7,96 km resmi dimulai, exit tol direncanakan di Ambarketawang.
IHSG berpeluang lanjut menguat dan uji level 6.000, didorong sentimen IPO dan global yang membaik.