Jadwal Kereta Bandara YIA, Paling Awal 04.20 WIB dari Tugu
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Polresta Sleman bersama Polsek Depok Barat dan Polsek Mlati berhasil menggagalkan tawuran yang melibatkan tiga kelompok pelajar, Sabtu (14/10/2023).
Kapolsek Mlati, Kompol Martinus mengungkapkan awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari Polsek Depok Barat terkait dengan rencana tawuran di Jalan Magelan, tepatnya yang mengarah ke Utara, yakni sekitar Denggung, Sleman.
Untuk mencegah terjadinya tawuran petugas dari Polsek Mlati melakukan penyisiran dari Jombor ke utara, sesampai di jalan tengah sawah Karanggeneng, Sendangadi, Sleman, petugas menyita 15 pelajar dan delapan sepeda motor.
"Dari 15 anak itu, ada dua anak yang membawa senjata tajam berupa pisau lipat, dan senjata pemukul berbentuk rantai yang diberi pegangan. Kedua anak yang membawa senjata tajam itu pun kami amankan untuk proses tindak lanjut," kata Kapolsek Mlati di Mapolresta Sleman, Senin (16/10/2023).
Sementara Kapolsek Depok Barat, Kompol Hartanto membenarkan telah memberikan informasi ke Polsek Mlati terkait dengan rencana tawuran antara kelompok pelajar dari Kota Jogja dengan kelompok pelajar dari Sleman. Informasi itu didapatkan berdasarkan pengakuan dari empat pelajar yang tertangkap saat berkumpul di sekitaran Nologaten.
"Awalnya ada laporan warga ada sejumlah pelajar berkumpul di Nologaten. Kami datangi mereka kabur, dan kami bisa menangkap satu anak, sedangkan 3 anak lainnya berhasil ditangkap warga," jelasnya.
BACA JUGA: Enam Remaja Digelandang Warga saat Hendak Tawuran, Ternyata Pelajar Sekolah Ini
"Setelah kami interograsi, mereka ternyata hendak tawuran dengan kelompok pelajar lainnya di Jalan Magelang."
Sementara di hari yang sama, Polresta Sleman mendapatkan laporan dari pelajar asal Gamping berinisial F, 18, terkait dengan tindak pidana penganiayaan kejahatan jalanan. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata F tergabung dalam salah satu geng pelajar.
"Setelah kami lakukan interograsi, ternyata F ini hendak ikut menumpang membuat keributan saat kedua kelompok pelajar hendak tawuran di Jalan Magelang," kata Wakasatreskrim Polresta Sleman, AKP Eko Haryanto.
F bersama dua pelajar di bawah umur lainnya pun ditangkap. Polisi kemudian menyita barang bukti berupa sebilah celurit sepanjang 50 sentimeter, sebilah celurit sepanjang semeter dan bambu sepanjang 3 meter.
Saat ini, F ditahan di Rutan Polresta Sleman dan dua pelajar lainnya dititipkan di BPRSR Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Peraih Fields Medal 2026 Jacob Tsimerman bergabung dengan OpenAI untuk fokus mengembangkan keamanan AI dan mengurangi risiko teknologi masa depan.
Phil Collins mengaku hampir meninggal pada 2024 akibat komplikasi kesehatan karena alkohol. Musisi Genesis itu sempat dirawat di ICU.
FA Inggris dikabarkan mengikuti Wales mencabut dukungan untuk Gianni Infantino setelah gagalnya proyek komersial FIFA senilai US$4,2 miliar.
Main HP di ruangan gelap bisa memicu mata lelah, mata kering, hingga gangguan tidur. Simak 11 dampak yang perlu diwaspadai.
Intervensi Jepang untuk menghentikan pelemahan yen bukan hal baru. Namun, tindakan pada tanggal 30-31 Juli 2026 ini berbeda karena Amerika Serikat tidak lagi ha