6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Keributan antar kelompok remaja pecah di Jalan Imogiri Barat, Dusun Ngentak Kepek, Kalurahan Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Senin (2/3/2026) malam. Peristiwa itu terjadi tak lama setelah ratusan siswa salah satu SMP di Bantul menggelar acara buka bersama.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan insiden berlangsung sekitar pukul 19.30 WIB.
Sebelumnya, sekitar 100 siswa mengadakan buka bersama di Dorpie Coffee, Bangunharjo, Sewon. Setelah kegiatan selesai, para siswa pulang secara berombongan menggunakan kurang lebih 50 sepeda motor melalui Jalan Imogiri Barat ke arah selatan.
“Setelah kegiatan selesai, para siswa pulang berombongan menggunakan kurang lebih 50 sepeda motor melalui Jalan Imogiri Barat ke arah selatan,” ujar Rita, Selasa (3/3).
Dihadang Kelompok Tak Dikenal
Saat melintas di simpang empat Sudimoro, rombongan tersebut dihadang kelompok lain yang tidak dikenal dengan jumlah sekitar 20 sepeda motor. Kelompok yang menghadang disebut melakukan provokasi dengan membleyer kendaraan, menyeret standar motor ke aspal, serta mengayunkan benda menyerupai gasper.
Situasi yang semula hanya saling provokasi kemudian memanas. Setibanya di wilayah Ngentak Kepek, tawuran antar kelompok remaja itu pun tak terhindarkan.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera turun tangan untuk melerai dan membubarkan aksi. Sejumlah remaja yang terlibat sempat diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Sewon.
Dua Orang Luka, Delapan Remaja Diamankan
Akibat kejadian tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka. Syahroni, 51, warga Imogiri, mengalami luka memar di kaki kanan. Sementara Mochammad Rizqalliansyah Raditya Putranto, 22, warga Tegalrejo, Kota Yogyakarta, mengalami luka di pipi kanan akibat ledakan kembang api.
Polisi juga mengamankan delapan remaja berinisial KPL, MRS, ANR, MIA, DM, DNF, AK, dan AA. Mereka terdiri atas pelajar SMP hingga peserta kejar paket. Selain itu, lima unit sepeda motor turut diamankan sebagai barang bukti.
Rita menambahkan, setelah menjalani pemeriksaan awal oleh Unit Reskrim, para remaja tersebut telah diserahkan kepada orang tua masing-masing. Hingga kini, belum ada laporan polisi yang masuk terkait peristiwa tersebut.
Polisi Dalami Pemicu Keributan
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan pemicu keributan serta mengantisipasi potensi kejadian serupa, terutama saat momentum kegiatan buka bersama yang melibatkan rombongan besar di jalan raya.
Polisi juga mengimbau para orang tua dan pihak sekolah untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas remaja, khususnya saat berkegiatan di luar sekolah pada malam hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.