Advertisement
418 Polisi Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu di Gunungkidul
Aksi demonstran dalam simulasi pengaman Pemilu 2024 di kompleks Pasar Hewan Siyonoharjo di Kalurahan Logandeng, Playen, Senin (16/10/2023). ist - Humas Polres Gunungkidul
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 418 personel dari Polres Gunungkidul dilibatkan dalam simulasi pengamanan Pemilu 2024 di kompleks Pasar Hewan Siyonoharjo di Kalurahan Logandeng, Playen, Senin (16/10/2023). Kegiatan digelar sebagai bentuk komitmen untuk menyukseskan penyelenggaraan pemilu di tahun depan.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan simulasi diikuti oleh 418 personel yang berasal dari Pleton Dalmas, Polres Gunungkidul. Selain personel juga didukung dengan peralatan lengkap mulai dari sepeda motor, water canon hingga perlengkapan lainnya.
Advertisement
Ia menjelaskan, simulasi diperagakan proses penanganan aksi massa yang semakin anarkis akibat adanya kelompok massa yang tidak terima dengan hasil penghitungan suara. Anggota Polres Gunungkidul secara tegas dan terukur melakukan penanganan secara bertahap.
BACA JUGA: Soal Putusan MK, Mahfud MD: Sifatnya Mengikat
“Kami mengedepankan langkah-langkah humanis dengan menerjunkan tim negosiator yang terdiri dari personel Polwan untuk menenangkan aksi massa,” katanya kepada wartawan, Senin (16/10/2024).
Meski demikian, juga dilakukan antisipasi adanya aksi anarkis dengan menerjunkan personel dalmas. Disimulasikan, massa terus melakukan tindakan provokasi dan menganggu masyarakat, petugas memutuskan untuk melakukan tindakan lanjut dengan melakukan imbauan-imbauan agar tidak meneruskan tindakan anarkis, namun imbauan tidak diindahkan oleh massa dan justru semakin beringas. “Kami siapkan water cannon dengan tujuan bisa meredam aksi massa,” katanya.
Menurut dia pelaksanaan simulasi sebagai bentuk kesiapan anggota kepolisian dalam pengamanan tahapan Pemilu. Edy mengimbau kepada masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Tujuannya agar pelaksanaan pesta demokrasi di tahun depan dapat berjalan dengan aman dan damai, saling menghargai meskipun berbeda pilihan. “Mari ciptakan pemilu damai di 2024,” katanya.
Kasihumas Polres Gunungkidul, AKP Suranto mengatakan, pemilihan lokasi simulasi di Pasar Siyonoharjo karena areanya luas. Di sisi lain, pasaran juga sedang libur sehingga pelaksanaan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. “Semua berjalan dengan lancar dan simulasi merupakan bagian dari pengamanan untuk pelaksanaan Pemilu 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Polri Diminta Usut Tuntas
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








