Kontrak 3.335 PPPK Paruh Waktu Bantul Diperpanjang, DPRD Minta Presensi Dievaluasi
DPRD Bantul meminta Pemkab mengevaluasi presensi PPPK paruh waktu agar tidak disalahgunakan dan kedisiplinan pegawai tetap terjaga.
Suasana pemusnahan ribuan knalpot brong, botol miras oplosan, dan pil obat berbahaya (obaya) jenis pil Yarindu di halaman Balai Kota setempat pada Selasa (17/10/2023). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, Pemkot bersama Polresta Jogja memusnahkan ribuan knalpot brong, botol miras oplosan, dan pil obat berbahaya (obaya) jenis pil Yarindu di halaman Balai Kota Selasa (17/10/2023). Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil operasi cipta kondisi jelang Pemilu 2024.
Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan langsung oleh Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo bersama Kapolresta Jogja Kombes Pol Saiful Anwar serta jajarannya, sebagai wujud komitmen untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjelang pesta demokrasi 2024.
Singgih mengatakan knalpot brong, miras oplosan, dan obaya merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit masyarakat. "Untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif, kita harus menghilangkan hal-hal yang berhubungan dengan penyakit masyarakat," ujarnya.
BACA JUGA: Dosen ASN Dilarang Ikut Kampanye Pemilu di Kampus
Ia mengapresiasi langkah Polresta Jogja dan jajarannya dalam pemberantasan knalpot brong, miras oplosan, dan obat obatan berbahaya itu. "Terima kasih kepada Polresta Jogja, Kodim, dan Satpol PP yang telah bekerja keras untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif," katanya.
Kapolresta Jogja Kombes Pol Saiful Anwar mengatakan pihaknya telah menyita 2.754 knalpot brong dari April hingga Oktober 2023. Sementara itu, jumlah miras oplosan yang telah disita dari Juli hingga sekarang mencapai 3.000 botol, sedangkan untuk obat berbahaya jenis pil Yarindu disita sebanyak 10.700 butir.
Kapolresta Jogja menegaskan pihaknya akan terus berupaya menciptakan kamtibmas yang kondusif di Kota Jogja terutama menjelang Pemilu 2024. "Kami tidak akan pernah berhenti untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat Kota Jogja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta Pemkab mengevaluasi presensi PPPK paruh waktu agar tidak disalahgunakan dan kedisiplinan pegawai tetap terjaga.
Tiga prinsip hidup warga Finlandia yang berkaitan dengan kebahagiaan: berhenti membandingkan diri, dekat dengan alam, dan menjaga kepercayaan.
Pieter Huistra mendukung penggalangan donasi masker dan obat tetes mata untuk korban karhutla di Kalimantan jelang Persebaya vs PSS Sleman.
Bandara Western Sydney International di Australia dijadwalkan dibuka 25 Oktober 2026, dengan kapasitas awal 10 juta penumpang per tahun.
Harianjogja.com, JOGJA—Management PSIM Jogja resmi mengakhiri kerjasama dengan Jean-Paul van Gastel sebagai pelatih. Sebulan kedepan akan digantikan sementara o
Garudayaksa FC meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027 usai comeback 3-1 atas Arema FC di Stadion Pakansari.