Bus Tak Lagi Parkir di TKP Senopati, Ini Lokasi Drop Zone Wisata Taman Pintar Jogja
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Suasana TPR Parangtritis, Rabu (4/5/2022) siang./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bantul mendorong agar Kabupaten Bantul menggagas event yang berskala internasional untuk meningkatkan lama kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bantul.
Ketua PHRI Kabupaten Bantul, Yohanes Hendra menyebut saat ini okupansi hotel di Kabupaten Bantul pada awal Oktober 2023 berada pada kisaran 30-40 persen. Sementara untuk wisatawan domestik masih mendominasi, dan wisatawan mancanegara masih cukup rendah.
“Di Kabupaten Bantul ada [wisatawan mancanegara yang menginap], namun masih rendah sekali, sekitar nol koma,” katanya, Kamis (12/10/2023).
BACA JUGA : Ekspor DIY Melonjak 32,17 Persen di Mei 2023, Ini Penyebabnya
Menurutnya, Pemkab Bantul dapat merancang event berskala internasional untuk dapat mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah tersebut.
“Harus ada kegiatan atraktif atau event yang memang berskala internasional,” katanya.
Event berskala internasional dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Bantul yang akan berpengaruh pada tingkat hunian di daerah tersebut.
“Bantul ini sudah banyak event internasional, hanya saja tingkat length of stay rendah, karena para tamu inbound [mancanegara] ini lebih memilih fasilitas kamar yang lebih banyak di Kota [Jogja] atau Sleman, karena di Bantul pilihan hotel terbatas,” katanya.
Karena keberadaan hotel di Kabupaten Bantul cukup terbatas, sehingga yang berkunjung ke Kabupaten Bantul cenderung memilih menginap di Kota Jogja atau Kabupaten Sleman dengan berbagai jenis hotel yang disediakan.
BACA JUGA : Ada Peluang, Disperindag DIY Optimalkan Ekspor Produk Makanan
Selain itu, minimnya wisata malam hari di Kabupaten Bantul dinilai juga turut mempengaruhi tingkat kunjungan dan hunian wisatawan mancanegara ke daerah tersebut.
“Ini menjadi sebuah kajian untuk Pemda, untuk bersama stakeholder bagaimana menggaet tamu asing,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Tekanan ban ideal motor 29-33 PSI dan mobil 30-35 PSI. Simak panduan lengkap, kesalahan umum, dan tips pengecekan.
Hasil drawing Piala Liga Indonesia 2026/2027 menempatkan PSIM Jogja di Grup E dan PSS Sleman di Grup F. Simak pembagian grup lengkapnya.
Cerita rakyat di Jogja tak berhenti sebagai kisah lama yang diwariskan dari generasi ke generasi
WhatsApp memperbarui syarat minimum OS. Cek daftar HP Android dan iPhone yang tak lagi didukung serta cara mengecek versi sistem.
Teknologi antariksa ternyata hadir di balik kamera dan GPS HP. Simak 5 teknologi yang berkembang dari riset NASA hingga perangkat konsumen.