Advertisement
Ajak Masyarakat Jogja Selenggarakan Pemilu Damai, KPU Jogja Gelar Kirab Budaya
Komisioner KPU Jogja menerima estafet Kirab Pemilu dari KPU Sleman di halaman kantornya, Rabu (18/10/2023). - Harian Jogja - Triyo Handoko
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja mengadakan Kirab Pemilu dengan menampilkan beragam corak budaya dari halaman kantor ke DPRD DIY lalu ke Museum Serangan Oemoem 1 Maret, Rabu (18/10/2023). Kirab Pemilu ini dimulai saat rombongan KPU Sleman menyerahkan estafet ke KPU Jogja.
Kirab Pemilu diselenggarakan KPU Jogja dengan serangkaian kegiatan lain sampai Jumat (20/10/2023) mendatang. Berbagai kegiatan dalam rangkaian Kirab Pemilu itu antara lain Deklarasi Pemilu Damai dan Gelar Kebangsaan.
Advertisement
“Kami kolaborasikan rangkaian kegiatan ini dengan berbagai pihak, terutama Kesbanpol Jogja yang sebelumnya sudah menyelenggarakan Deklarasi Pemilu Damai di seluruh kemantren di Kota Jogja. Deklarasi Pemilu Damai juga akan kami lakukan terpusat di Museum Serangan Oemoem 1 Maret beserta partai politik peserta Pemilu 2024,” jelas Ketua KPU Jogja Hidayat Widodo, Rabu siang.
Hidayat menerangkan Kirab Pemilu bertujuan untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait pentingnya penyelenggaraan Pemilu yang aman, damai, dan nyaman.
“Selain itu aman, damai, dan nyaman itu bagian dari kunci kesuksesan penyelenggaraan Pemilu. Ini tugas bersama untuk mewujudkannya, kami butuh partisipasi masyarakat untuk bersama mewujudkan itu,” terangnya.
Kirab Pemilu, lanjut Hidayat, juga untuk menarik perhatian masyarakat luas agar berpartisipasi dalam Pemilu 2024 mendatang. “Agar masyarakat tahu dan memiliki kesadaran untuk menggunakan hak pilihnya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi semakin representatif hasil Pemilu nanti,” ungkapnya.
Hidayat menjelaskan partisipasi masyarakat di Jogja sudah ditunjukkan dengan Deklarasi Pemilu Damai di semua kemantren di Jogja. “Kami berharap partisipasi ini terus dapat ditingkatkan, bagi kami partisipasi juga tak hanya dengan mencoblos tapi turut serta dalam kegiatan-kegiatan Pemilu,” ujarnya.
Partisipasi yang tinggi dari masyarakat Kota Jogja, menurut Hidayat, memompa KPU untuk terus memberikan layanan yang semakin baik. “Kegiatan-kegiatan lain akan terus kami upayakan untuk mendorong partisipasi masyarakat mewujudkan kelancaran Pemilu 2024,” tuturnya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penerbangan Singapore Airlines ke Dubai Masih Dibatalkan, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
- Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Rumah
Advertisement
Advertisement








