Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang jemaah haji Tanah Air yang hilang di Arab Saudi hingga saat ini masih belum ditemukan. Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, menegaskan pencarian akan terus dilakukan hingga ditemukan tanda-tanda keberadaannya.
Hal ini disampaikan Yaqut dalam pembukaan Mudzakarah Perhajian Indonesia 2023 di Universitas Muhammadiah Yogyakarta (UMY), Senin (23/10/2023). “Saya minta [pencarian] sampai ada tanda-tanda. Sekarang belum ada tanda-tanda,” katanya.
Dia menjelaskan tanda-tanda ini bisa berupa petunjuk yang mengarah ke hilangnya sama sekali jemaah atau jemaah sudah meninggal dunia. “Tetapi terus dicari. Mereka [tim pencari] terus bekerja dan saya mendapatkan laporan secara berkala,” paparnya.
Adanya jemaah yang hilang ini menjadi salah satu catatan minor pelaksanaan haji 2023, di samping banyaknya jemaah yang meninggal, keterlambatan transportasi penjemput jamaah di Muzdalifah serta keterlambatan konsumsi untuk jemaah di Mina.
BACA JUGA: Indonesia Dapat Tambahan Kuota Haji 20 Ribu Jemaah Tahun Depan
Adapun jumlah jemaah yang meninggal dunia pada pelaksanaan haji 2023 totalnya sebanyak 773 jamaah dengan rincian 752 jemaah haji reguler, 18 jemaah haji khusus, dan tiga jemaah haji furoda. Jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak pelaksanaan haji 2015 lalu.
“Itu catatan-catatan tebal yang kami punya untuk diperbaiki untuk pelaksanaan haji tahun depan. Apalagi tahun depan lebih menantang karena Presiden Jokowi mendapat kuota tambahan sebanyak 20.000 jemaah dari pemerintah Kerajaan Saudi Arabia,” ungkapnya.
Penambahan kuota ini tidak dibarengi dengan penambahan petugas. Ia menyebutkan pada 2023, jumlah jamaah haji sebanyak 221.000 dengan jumlah petugas 4.600. Tahun depan, dengan tambahan kuota, jumlah jamaah haji menjadi 241.000 sementara jumlah petugas justru berkurang menjadi 2.000.
Dengan kondisi ini maka diperlukan formulasi baru dalam manajemen pelaksanaan haji tahun depan. “Dengan pengurangan jumlah petugas yang signifikan, Dirjen Haji perlu mencari formulasi yang tepat dalam Mudzakarah Perhajian ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Microsoft diguncang skandal dugaan penggunaan server Azure untuk pengawasan warga Palestina. GM Microsoft Israel resmi dicopot.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha