Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Korupsi - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Perjalanan kasus korupsi Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul telah mencapai tahap akhir. Terdakwa korupsi, Bagus Nur Edy Wijaya, dijatuhi hukuman penjara 1 tahun 4 bulan dengan denda Rp50 juta.
Humas Pengadilan Negeri Yogyakarta, Heri Kurniawan, mengatakan sidang putusan kasus ini telah berlangsung di Pengadilan Tipikor Yogyakarta, Senin (23/10/2023). Dalam sidang tersebut, terdakwa dinyatakan tidak terbukti sebagaimana didakwa dalam dakwaan primair, yakni Pasal 3 UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
“Membebaskan Terdakwa dari dakwaan primair tersebut. Namun menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara berlanjut sebagaimana dalam dakwaan subsidair. Yang terbukti Pasal 3 UU Tipikor,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (24/10/2023).
Maka hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan dan denda sejumlah Rp50 juta. “Dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 1 bulan,” ujarnya.
Baca Juga
Kasus Korupsi Stadion Sultan Agung, Tersangka Ditahan Terkait Nota Fiktif
Jadi Tersangka Korupsi Stadion Sultan Agung, Bagus Dinonaktifkan dari Jabatannya
Kasus Korupsi Stadion Sultan Agung, Pemkab Bantul Angkat Suara
Dalam sidang tersebut, terdakwa juga dijatuhi pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp165.367.985. Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.
Dalam kasus ini, kerugian negara akibat perbuatan terdakwa sebesar Rp171 juta. Namun pada Juni lalu terdakwa sudah menitipkan uang senilai Rp5,6 juta ke Penuntut Umum. Uanng tersebut kemudian dikembalikan lagi ke terdakwa.
Pasca putusan ini, terdakwa tetap ditahan dan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Adapun beberapa poin yang memberatkan terdakwa yakni Sebagai pengemban jabatan struktural, kepala seksi, terdakwa telah memberikan teladan dan contoh yang tidak baik bagi para pegawai yang berada dibawahnya.
Terdakwa juga tidak turut mendukung upaya pemberantasan tindak pidana korupsi yang merupakan kejahatan luar biasa. Sementara keadaan yang meringankan yakni terdakwa telah menitipkan sejumlah uang untuk dipergunakan sebagai uang pengganti dan sebelumnya belum pernah dijatuhi pidana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Thailand kalahkan Malaysia 2-0 di Stadion Rajamangala. Gol penalti Yotsakorn dan Poeiphimai bawa Gajah Perang ke puncak klasemen Grup B.
Suami Ribkah Handayani rutin menjalani kontrol jantung setiap bulan dengan memanfaatkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Aston Villa mengalahkan Indonesia All Stars 3-1 di Stadion GBK. Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo mencetak gol, sementara Arkhan Kaka membalas unt
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 2 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.