Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Bus Trans Jogja melintas di Jalan Pasar Kembang saat uji coba pemberlakuan contraflow di Jalan Pasar Kembang, Selasa (31/10/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) DIY bakal memperbanyak petugas jaga di sepanjang jalur contraflow bus Trans Jogja di Jalan Pasar Kembang.
Hal ini diakibatkan adanya kendaraan bermotor yang masuk melewati jalur itu sehingga mengganggu lalu lintas bus Trans Jogja.
Kepala Dishub DIY Sumariyoto mengatakan, uji coba contraflow bus Trans Jogja sudah berlangsung tiga hari sejak perdana digulirkan pada Selasa (31/10/2023) lalu. Menurutnya selama masa uji coba masih ditemui kendaraan bermotor yang masuk melintas di jalur contraflow bus Trans Jogja. Oleh karenanya pihaknya akan memperbanyak petugas jaga.
"Masih ada beberapa kendaraan bermotor baik mobil dan motor yang masuk jalur contraflow, sehingga perlu penguatan personel di exit contraflow dan bagian water barrier yang masih terbuka," katanya Kamis (2/11/2023).
Di sisi lain, Dishub DIY juga telah memasang rambu bus stop portabel di kawasan itu. Sumariyoto menyebutkan bahwa, hari ini pengerjaan pencabutan akar pohon di bekas divider jalan sudah rampung dilakukan.
Hanya saja diperkirakan akan ada pekerjaan lanjutan soal proyek overlay Jalan Pasar Kembang yang sedianya akan dimulai tanggal 15 November mendatang. "Namun dari hasil rapat koordinasi dengan Bina Marga Kota Jogja pada akhir Oktober dulu sudah disepakati bahwa pekerjaan overlay akan dilakukan pada malam hari," jelasnya.
BACA JUGA: 16 Armada Bus Trans Jogja Mulai Diuji Coba Contraflow di Jalan Pasar Kembang
Sumariyoto menambahkan, sekarang titik penurunan penumpang kereta api juga masih tersebar di dua titik yakni di pintu utama Stasiun Tugu dan depan pertigaan Jalan Gandekan. Pihaknya berharap ke depan akan ada pengaturan pintu keluar penumpang menjadi satu titik agar mampu mengurangi tundaan lalu lintas bagi bus Trans Jogja yang lewat.
"Bila dijadikan satu di simpang tiga Jalan Gandekan tentu akan menghambat akses masuk Trans Jogja di titik awal contraflow. Namun bila dibuat di depan pintu utama stasiun akan menghambat arus lalu lintas pada ruas Jalan Pasar Kembang," jelasnya.
Pihaknya berharap agar ada solusi tertentu agar saat menurunkan penumpang tidak mengganggu arus lalu lintas bagi bus Trans Jogja yang melintas. "Usulannya perlu dibuat drop off box atau kotak marka khusus drop off dengan posisi lokasi memanjang di barat simpang tiga Jalan Gandekan sisi utara dengan aturan waktu maksimal tertentu untuk menurunkan penumpang," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.