Klaten Catat Sejarah, Pertama Kali ICHC Digelar di Indonesia
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
Danais dialokasikan untuk pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani di Kalasan, Sleman. – Harian Jogja/Lugas Subarkah
JOGJA—Dana Keistimewaan (danais) DIY tidak hanya berkutat pada urusan budaya saja. Tahun ini, danais juga untuk membantu penanganan sampah, yang telah menjadi persoalan terutama di wilayah Sleman, Kota Jogja dan Bantul sejak Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan atau TPA Piyungan ditutup.
Paniradya Pati Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho menjelaskan penanganan sampah dari danais tidak dialokasikan ke TPA Piyungan, melainkan lebih diarahkan ke penanganan sampah di tingkat wilayah, mulai dari kalurahan hingga kabupaten.
“Yang perlu digarisbawahi, kami tidak menangani TPA Piyungan. Karena sudah ada program tersendiri dan sudah menjadi perencanaan tahun-tahun yang lalu. Sehingga kami tidak ke sana, tetapi coba bagaimana menuntaskan masalah sampah dari level kalurahan,” ujarnya, belum lama ini.
Tahun ini, DIY mendapat kucuran danais senilai Rp1,42 triliun. Dari jumlah tersebut, alokasi terbesar masih untuk urusan kebudayaan secara luas, sebesar Rp1,01 triliun. Adapun untuk penanganan sampah dialokasikan danais sekitar Rp25 miliar.
Di tingkat kalurahan, danais disalurkan melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kalurahan. “Ada hak yang sama berlaku bagi seluruh kalurahan di Jogja. berkaitan sampah, masuk program ini. Dengan DLHK [Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan] DIY, diterapkan BKK pada kalurahan untuk pengolahan sampah,” katanya.
Saat ini pengolahan sampah di kalurahan yang menggunakan BKK sudah berjalan di empat kalurahan, meliputi Bangunjiwo, Karangtengah, Panggungharjo dan Guwosari. Keempatnya berlokasi di Kabupaten Bantul, karena di kalurahan-kalurahan tersebut yang memang sudah memiliki program pengolahan sampah.
Pada empat kalurahan tersebut dikucurkan total sebanyak Rp7 miliar untuk penanganan sampah. Tahun depan, akan ditambah lagi kalurahan yang mendapat danais untuk penanganan sampah. “Kami akan membuat lagi, tetapi ini masih proses penganggaran,” ungkapnya.
Pengolahan sampah di kalurahan tersebut bentuknya secara umum berupa Tempat Pengolahan Sampah Recycle, Reduce, Reuse (TPS3R). Selain di empat kalurahan tersebut, mekanisme serupa juga dialokasikan untuk demplot hijau di Gunungkidul dan Kulonprogo. “Maka nanti kalau sudah ketemu format terbaik bisa direplika untuk yang lain,” kata dia.
Di tingkat kabupaten, danais dialokasikan untuk pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tamanmartani di Kalasan, Sleman. TPST Tamanmartani diharapkan dapat mengolah sampah komunal di wilayah Sleman dengan alat yang didatangkan dengan anggaran Rp7 miliar.
Menurutnya, berkaitan dengan sampah, kata kunci utamanya adalah bagaimana menjadikan sampah sebagai bentuk pemilahan dan menghasilkan uang. Dengan pemahaman ini, masyarakat didorong untuk mampu mengolah sampah, bukan membuangnya.
“Jadi bukan sekadar membuang sampah, tetapi juga memilah. Sekarang banyak viral contoh kabupaten X, Y, dan sebagainya. Kami proses, semoga kita bisa melakukan sesuatu dengan meniru keberhasilan di kabupaten-kabupaten itu,” katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian hari kedua Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 mencatat sejarah menjadi tuan rumah International Cycling History Conference (ICHC)
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta