Kemenhut Tetapkan 4 Tersangka Buka Lahan Ilegal di Hutan UGM Ngawi
Kemenhut tetapkan 4 tersangka pembukaan lahan ilegal di hutan pendidikan UGM Ngawi, dua ekskavator disita dan kasus terus dikembangkan.
Petugas memberikan tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Kotabaru, Selasa (10/10/2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menggandeng pihak swasta untuk mengelola sampah menggunakan teknologi pemusnah yang tidak memiliki dampak asap dan debu. Realisasi pengelolaan ini diperkirakan berjalan pada 2024 mendatang.
Adapun penandatanganan kerja sama dengan salah satu perusahaan pengelolaan sampah yang siap mengelola tersebut telah dilakukan bersama Pemkot Jogja pada Oktober 2023 lalu. Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menyebut saat ini telah dilakukan penyiapan lahan. Adapun teknologi pemusnah yang diterapkan yaitu sampah tersebut dibakar dengan menggunakan teknologi yang mutakhir.
BACA JUGA : Dana Keistimewaan Juga untuk Membantu Penanganan Sampah
“Sehingga tanpa asap dan minim abu. Diperkirakan nanti di bulan Februari sudah komplit menerima 60 ton [sampah per hari," kata Singgih di Balai Kota Jogja pekan lalu.
Cara ini menjadi salah satu strategi Pemkot Jogja untuk mengurangi tonase sampah. Melalui teknologi ini diharapkan pengurangan sampah bisa mencapai 60 ton perhari.
"Sekarang mulai penyiapan kerja sama antara BUMD kita Jogjatama Vishesha. Sangat intens sekali melakukan bussiness to bussiness," ujar Singgih.
Tak hanya mengandalkan teknologi, Pemkot Jogja juga tak henti-hentinya melakukan edukasi kepada masyarakat. Sampah, lanjut Singgih, harus dipilah dan dipilih sebelum dibuang ke depo. Ini dilakukan untuk mengurangi volume sampah di depo.
BACA JUGA : Warna Warni Lampion Bank Sampah Rotersih Ikuti Kompetisi di Kota Jogja
"Pilih dan pilah sampah ini adalah satu strata paling tinggi. Sehingga yang dikirim ke depo adalah sampah residu yang tidak bisa diolah ke sumbernya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhut tetapkan 4 tersangka pembukaan lahan ilegal di hutan pendidikan UGM Ngawi, dua ekskavator disita dan kasus terus dikembangkan.
Hadeging Pakualaman ke-214 menghadirkan kethoprak sejarah Pakualaman, Pasar Sewandanan, Festival Jathilan, dan puluhan UMKM.
Gus Miftah dan Gus Yusuf Macul Langit mengisi pengajian di Bantul untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya pinjol, judol, dan investasi ilegal.
Kekeringan Jawa Tengah melanda Klaten, Pemalang, dan Boyolali. Ribuan warga terdampak, BNPB salurkan bantuan air bersih.
Menkop Ferry Juliantono mematangkan model bisnis Koperasi Merah Putih. Ribuan gerai telah rampung dan disiapkan menyalurkan barang subsidi.
Dokter menjelaskan penyakit rematik jantung akibat infeksi radang tenggorokan dapat memicu kebocoran katup jantung hingga belasan tahun kemudian.