11 Bayi Dievakuasi di Rumah Bidan Pakem, Hasil Hubungan Luar Nikah
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
Foto aerial proyek tol Jogja-Solo./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pembebasan lahan tol Jogja-Solo seksi 2 atau ruas yang berada di wilayah Jogja saat ini terus dikebut sejalan dengan pelaksanaan pembangunan konstruksi pada ruas Junction Sleman-Trihanggo. Berjalan sejak 2023, pembebasan lahan tol Jogja-Solo Seksi 2 kini sudah mencapai lebih dari 50%.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Tol Jogja-Solo memastikan pembebasan lahan tol Jogja-Solo seksi 2 terus berposes. Hingga November 2023 ini telah berada di angka 53,76% lahan yang sudah dibebaskan.
BACA JUGA : Izin Penetapan Lokasi Tol Jogja-YIA Sudah Diajukan
"Kalau pengadaan tanah kita kebut terus. Pembebasna lahan untuk seksi 2 sudah mencapai angka di atas 50 persen, tepatnya 53,76 persen," kata Dian.
Adapun sisa lahan lainnya disebutkan Dian kini masih berproses. "Ya karena memang masih proses. Kan memang baru tahun ini dimulai untuk [pengadaan lahan] yang seksi 2," ujar dia.
Panjang ruas tol Solo-Jogja Seksi 2 mencapai 15,63 kilometer. Ruas ini mencakup pembangunan Seksi 2 Paket 2.1A Purwomartani-Maguwo, Seksi 2 Paket 2.1B Maguwo-Monjali, Seksi 2 Paket 2.2A Monjali-Trihanggo dan Seksi 2 Paket 2.2B Trihanggo-Junction Sleman.
Sebelumnya Humas PT. Adhi Karya Pembangunan Tol Solo-Jogja Seksi 2 Paket 2.2, Agung Murhandjanto mengungkapkan pemembasan lahan proyek pembangunan tol di Paket 2.2 terus meluas. "Ada pembebasan lagi, kemarin ada pembayaran-pembayaran lagi. Mungkin kita bisa geser lagi, bergerak," katanya.
Pembebasan lahan ini selanjutnya akan memudahkan clearing atau perataan lahan untuk pembangunan tol. Semakin banyak area lahan bebas yang membentuk blok, maka makin banyak pula clearing yang bisa dilakukan. Akan tetapi jika titik pembebasan lahan berpencar, proses clearing area blok sukar untuk dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)